DENPASAR, Balifactualnews.com – Setelah melakoni latih tanding dalam bentuk uji coba dengan tim tarung derajat Jawa Timur (Jatim) baru-baru ini, tim tarung derajat Badung langsung melakukan pembenahan dari kekurangan atau kelemahan yang masih ada dan kelihatan dalam bentuk evaluasi. Kekurangan dan kelemahan itu diantaranya terkait dengan fisik dan Teknik.
“Karena penghuni tim tarung derajat Badung itu yakni atlet tarung derajat Porprov Bali, Porjar dan Pomnas, maka uji coba itu sangat memberikan hikmah dan hasil positif. Apalagi meski uji coba itu hanya sehari namun kami lakoni dengan serius dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Nyatanya memang harus ada pembenahan fisik dan Teknik,” tutur Ketua Umum Pengkab Kodrat Badung Agung Bagus Tri Candra Arka di Binpres KONI Bali, Senin (17/10/2022).
Disebutkannya, dalam uji coba tersebut memang tidak ada istilah kalah menang karena memang tujuannya bagi tim tarung derajat Badung yakni untuk melihat perkembangan kualitas teknik dan fisiknya setelh latihan selama ini.
“Kalau dinilai memang tidak bisa karena ini bukan kejuaraan tapi pastinya semuanya ada plus minusnya. Seperti di tim kami di Badung ada 4 atlet PON ya pastinya mereka lebih bagus dari petarung Jatim. Intinya semuanya itu sangat penting,” ujar pria yang akrab disapa Gung Cok itu.
Diakui Gung Cok yang juga Binpres KONI Bali itu menegaskan, masih ada waktu untuk melakukan pembenahan atas kekurangan tersebut. “Masih ada waktu sebulan untuk melakukan pembenahan itu dan saya rasa masih cukup sampai akhirnya nanti petarung Badung turun di Porpro Bali,” sebutnya.
Gung Cok yang juga Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov Kodrat Bali itu juga menambahkan, dirinya optimis menjelang helatan Porprov Bali semua petarungnya akan siap fight dan dalam kondisi puncak. (ena/bfn)
