Utama  

Tinggal 6 Orang Pasien Positif di Karangasem


KARANGASEM Balifactualnews.com—Tingkat kedisiplinan masyarakat Karangasem dalam menjalankan himbauan dan instruksi  pemerintah terkait pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19), mulai tumbuh. Ini  terlihat dari  penurunan kasus  pasien positif yang terjadi sejak sepekan terakhir.

Bahkan dari data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kabupaten  Karangasem, Minggu (17/5/20),  dari 21  kumulatif kasus positif yang ada, sampai saat ini  15 orang pasien dinyatakan sembuh, sisanya yang 6 orang lagi masih dalam perawatan di Bapelkes Denpasar.  Enam pasien positif itu,  4 orang ada di Kelurahan Padangkerta, Kecamatan Karangasem, 1 orang di Desa Bungaya Kangin, Kecamatan Bebandem, dan 1 orang lagi di Desa Kubu, Kecamatan Kubu.

Koordinator Kesehatan Gugus Tugas  Karangasem, dr I Gusti Bagus Putra Pertama MM, dalam rilisnya menyebutkan,  pasien positif  Covid  yang baru dinyatakan sembuh adalah pasien asal Kubu, dan sudah  pulang  untuk bergabung bersama keluarganya di rumah.

“Di Kubu ada tiga pasien positif, dari jumlah itu dua orang sudah sembuh. Dan,  satu orang lagi masih menjalani perawatan di Denpasar,”  ucap  pria yang juga sebagai Kadis Kesehatan Karangasem itu.

Kendati   trend  kesembuhan pasien positif terus mengalami peningkatan,    Gugus Tugas tetap menghimbau masyarakat agar selalu  disiplin, baik dalam menjalankan himbauan dan instruksi pemerintah, maupun disiplin dalam  menggunakan masker dan disiplin untuk menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Untuk memutus rantai penyebaran Virus Corona, kata Bagus Putra Pertama,  perlunya semua pihak melanjutkan dengan penuh disiplin untuk menggunakan masker di tempat terbuka, karena penggunaan masker memiliki dua (2) fungsi. Pertama, bagi yang sakit (batuk dan flu) maka percikan/ droplex akan tertahan oleh masker yang menyebabkan percikan itu tidak akan keluar dan mengenai orang lain. Kedua, penggunaan masker bagi yang sehat maka akan terhindar (terutama pada wajah bagian hidung, mulut dan mata) dari percikan dari orang lain.

“Untuk menghindari penularan Virus Corona, masyarakat juga harus rajin untuk mencuci tangan menggunakan sabun pada air yang mengalir.  Ini penting,  karena penyebaran virus yang menempel pada benda tertentu yang kemudian kita sentuh dan menempel pada tangan akan lebih mudah larut melalui sabun dan air mengalir,” jelas  Bagus Putra Pertama dalam siaran persnya. (tio/son/bfn)

 

Exit mobile version