KARANGASEM, Balifactualnews.com – Trotoar jembatan Titi Sudamala yang menghubungkan Pura Dalem Puri dengan Parkir Manik Mas, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, kembali jebol pada Selasa (9/9/2025). Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran warga, mengingat jembatan tersebut merupakan akses penting menuju kawasan suci Pura Agung Besakih.
Kejadian ini bukan yang pertama kalinya. Pada 2024 lalu, trotoar jembatan yang sama juga mengalami kerusakan serupa. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik terkait kualitas infrastruktur dan perawatan fasilitas di kawasan yang menjadi ikon spiritual umat Hindu di Bali tersebut.
Kronologi Kejadian. Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menuturkan, trotoar jebol pada pagi hari setelah kawasan Besakih diguyur hujan deras. “Informasinya dari petugas jaga, trotoar jebol tadi pagi. Trotoar yang jebol ada di sebelah kanan kalau dari arah Dalem Puri,” ungkapnya.
Warga khawatir, apabila kerusakan tidak segera ditangani, hal ini dapat membahayakan keselamatan pejalan kaki maupun wisatawan yang melintasi jembatan.
Terkait jebolnya trotoar Titi Sudamala tersebut, Perbekel Besakih, I Wayan Benya, mengaku belum menerima laporan resmi terkait kejadian ini. “Saya pastikan dulu, nanti saya informasikan lagi. Saat ini saya masih persiapan rapat rutin,” ucapnya singkat.
Kepala Badan Pengelola Kawasan Suci Pura Agung Besakih, I Gusti Lanang Muliarta, juga membenarkan adanya kerusakan trotoar jembatan Titi Sudamala tersebut dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh tim.
Muliarta menambahkan, pihaknya sudah menyiapkan laporan resmi kepada Pemerintah Provinsi Bali. “Kami telah siapkan laporan untuk dilaporkan ke Kepala Dinas PUPR Provinsi,” imbuhnya.
Sekadar diketahui, jembatan Titi Sudamala memiliki peran vital sebagai jalur utama penghubung area Pura Dalem Puri dengan Parkir Manik Mas. Setiap hari, ratusan umat dan wisatawan melewati akses ini, terutama saat digelarnya upacara besar di Pura Agung Besakih.
Kerusakan berulang yang terjadi dalam kurun waktu singkat memunculkan desakan agar pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk memastikan kualitas konstruksi dan intensitas perawatan infrastruktur.
Warga berharap agar proses perbaikan segera dilakukan, mengingat kawasan Besakih adalah pusat kegiatan keagamaan umat Hindu yang juga menjadi destinasi wisata dunia.
Hingga berita ini ditulis , trotoar jebol di jembatan Titi Sudamala masih dalam tahap pemeriksaan oleh tim teknis. Pihak pengelola kawasan memastikan sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait, dan masyarakat menunggu langkah cepat pemerintah dalam menangani kerusakan ini. (tio/bfn)
