Warga Geger, Diduga Terjadi Percobaan Pembegalan di Jalur Tegenan–Munggal

warga-geger-diduga-terjadi-percobaan-pembegalan-di-jalur-tegenan-munggal
Personel Polsek Rendang saat melakukan pengecekan di jalur Tegenan–Munggal, lokasi dugaan percobaan pembegalan yang sempat menggegerkan warga Besakih.

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Suasana malam di wilayah Besakih, Kecamatan Rendang, mendadak mencekam setelah beredar kabar dugaan percobaan pembegalan di jalur Tegenan menuju Munggal (Kedungdung), Minggu (9/11) malam. Seorang warga bernama Kadek Wawan nyaris menjadi korban aksi dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor N-Max hitam tanpa plat nomor.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula ketika korban sedang berbelanja di salah satu warung di sekitar lokasi. Saat itu, Wawan menyadari ada dua orang yang terus membuntutinya dari arah utara. Usai berbelanja, ia berpindah ke warung lain di kawasan Dong Sumadi, namun kedua pria misterius tersebut masih mengikutinya.

Kedua pelaku disebut mengenakan celana jeans dan jaket hitam serta menutup wajah dengan srobong, hanya menyisakan bagian mata. Ciri-ciri itu membuat mereka sulit dikenali. Ketika Wawan melintas di dekat Balai Banjar, pelaku tiba-tiba memutar arah dan mengejar sambil meminta korban berhenti dengan alasan ingin berbicara.

Merasa terancam, korban langsung tancap gas dan berusaha mencari pertolongan. Sesampainya di pertigaan jalan, ia bertemu dengan warga lain yang melintas dan segera meminta bantuan. Menyadari situasi tersebut, kedua pelaku langsung kabur ke arah Besakih.

Kapolsek Rendang, Kompol Made Berata, membenarkan adanya laporan dugaan percobaan pembegalan itu. “Kami sudah menurunkan personel ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya, Senin (10/11).

Pihak kepolisian kini masih menelusuri identitas pelaku dan mengimbau masyarakat agar selalu waspada, terutama saat melintas di jalur sepi pada malam hari. “Segera laporkan jika melihat gerak-gerik mencurigakan agar bisa cepat ditindaklanjuti,” tegas Kompol Berata.

Peristiwa ini sontak membuat warga Besakih dan sekitarnya waswas, berharap aparat kepolisian segera mengungkap pelaku agar keamanan wilayah kembali kondusif. (tio/bfn)