Takut Dihakimi Massa, Sopir L300 Amankan Diri ke Kantor Polisi

Kasus Kecelakaan Maut di Baturinggit yang Membuat Nyawa Pemuda Kecicang Islam Melayang

takut-dihakimi-massa-sopir-l300-amankan-diri-ke-kantor-polisi
Beberapa warga masyarakat Baturinggit yang berada di lokasi kecelakaan sempat memberikan pertolongan dengan membawa korban Ari Wahyudi ke Klinik Kubu Usada

KARANGASEM,Balifactualnews.com–Satuan Lalu Lintas Polres Karangasem masih terus melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus tabrak lari yang merenggut satu korban nyawa di jalan raya Amlapura-Singaraja,  tepatnya di Banjar Dinas Baturinggit Kelod, Desa Baturinggit, Kecamatan Kubu. 

Informasi yang dihimpun, Minggu (10/12/2023) menyebutkan,  kecelakaan maut pada Jumat (8/12/2023) itu, diduga  karena tabrak lari melibatkan mobil Mitsubishi Pick Up L300  warna hitam DK 8829 TF yang dikemudikan  I Nengah Danti  (42), warga asal  Banjar Bonyoh, Desa Ban, Kecamatan Kubu, dengan sepeda motor Honda  Beat  warna putih DK 6107 TF, dikemudikan Ari Wahyudi (23), seorang mahasiswa asal Banjar Dinas Kecicang Islam, Desa Bungaya Kangin, Kecamatan Bebandem.  Luka serius yang dialami Ari Wahyudi membuat nyawanya tidak bisa ditolong. Dia menghembuskan nafas terakhir saat akan menjalani pemeriksaan pemeriksaan dari tim medis Klinik Kubu Usada. 

Telisik kali telisik, kecelakaan yang membuat nyawa pemuda Kecicang Islam itu melayang bukan karena tabrak lari, tapi  pengendara L300, I Nengah Danti memilih mengamankan diri ke kantor polisi karena takut dihakimi massa. 

Kasat Lantas Polres Karangasem, AKP Komang Sapta Pramana SIK, membenarkan hal itu. Dia mengatakan, Nengah Danti sudah di periksa, namun statusnya masih sebagai saksi. 

“Kasus laka lantas di Baturinggit masih kami dalami. Pengendara L300 belum tentu sebagai tersangka dalam kasus ini, karena kami masih melakukan pendalaman  termasuk membuat sket di tempat kejadian perkara. Sabar dulu ya, perkembangan selanjutnya pasti kami informasikan,”jelas AKP Sapta Pramana.  (tio/bfn)