KARANGASEM, Balifactualnews.com–Anggota Dewan Karangasem dibuat gregetan dengan sikap eksekutif yang selalu mengabaikan pokok pikiran (pokir) Dewan hasil serapan aspirasi melalui reses. Sikap Dewan itu kembali tercurahkan dalam rapat Banggar membahas KUA (Kebijakan Umum Anggaran) dan PPAS (Prioritas Plafon Anggaran Sementara) 2025, yang dipimpin I Wayan Suastika, Selasa (30/7/2024).
Adalah anggota banggar Kadek Weisya Kusmiadewi yang mengungkit hal itu. Menurutnya selama tiga tahun terakhir, eksekutif selalu mengabaikan pokir Dewan tanpa ada alasan yang jelas.
Pokir tentang pengadaan lampu penerangan jalan umum (LPJU) misalnya. Weisya yang juga Ketua Fraksi Partai Gerindra menilai, pemasangan LPJU jauh lebih penting ketimbang memasang 86 titik lampu hias di sepanjang jalan Ahmad Yani dan Jalan Untung Surapati, Amlapura. Pengadaan lampu hias tersebut sudah mendapatkan penolakan dari Dewan. Alasannya sejumlah wilayah di Kabupaten Karangasem masih kekurangan LPJU sehingga membuat tempat tersebut gelap pada malam hari.
“Pemasangan lampu hias yang seharusnya membuat wajah Kota Amlapura menjadi cantik, malah tambah semrawut karena tiang lampu dipasang diatas trotoar. Cahayanya juga remang-remang (kurang terang) dan sangat tidak optimal,” ucap Weisya.
Menurut Weisya, pemasangan LPJU jauh lebih dirasakan dampaknya terhadap masyarakat. Karena akan lebih aman berkendara pada malam hari jika terdapat lampu penerangan di jalan-jalan gelap. “Kami tidak bisa memahami alur pikiran eksekutif sehingga berani mengabaikan pokir Dewan yang bersumber dari aspirasi masyarakat saat reses,” tohoknya.
Kepala Dinas Perhubungan Karangasem, Tjokorda Surya Dharma yang hadir dalam rapat Banggar tersebut, mengakui bahwa saat ini di Kabupaten Karangasem masih kekurangan LPJU. Hal tersebut tidak terlepas dari keterbatasan anggaran.
“Idealnya, Kabupaten Karangasem membutuhkan 18 ribu LPJU, namun yang saat ini terpasang jauh dari angka 50 persen dari jumlah tersebut. Sampai saat ini baru tercatat 4.504 LPJU yang terpasang,” jelasnya. (tio/bfn)













