Kisah Legendaris Superyacht Serena, Saat Mohammed bin Salman Kalahkan Bill Gates dalam Sekejap

kisah-legendaris-superyacht-serena-saat-mohammed-bin-salman-kalahkan-bill-gates-dalam-sekejap
Kapal super mewah Serena.

JAKARTA, Balifactualnews.com – Dalam hal kemewahan berisiko tinggi, hanya sedikit kisah yang dapat menandingi kisah Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman(MBS), Bill Gates, dan sebuah superyacht senilai $550 juta atau sekitar Rp.8,9 Triliun.

Dalam pertunjukan kekayaan dan ketegasan yang memukau, MBS, yang bernama lengkap Mohammed bin Salman, mengalahkan salah satu pendiri Microsoft tersebut dalam membeli salah satu kapal termewah di dunia, Serene.

Melansir dari laman Supercar Blondie, meskipun Gates telah menyewa dan jatuh cinta pada kapal pesiar tersebut, MBS melihatnya, menginginkannya, dan menyelesaikan transaksi dalam waktu kurang dari 48 jam.

Kisah ini sejak saat itu menjadi legendaris di dunia yachting.

Kapal pesiar tersebut, yang saat itu dimiliki oleh taipan vodka Rusia, Yuri Shefler, menelan biaya sewa yang sangat tinggi, yaitu $5 juta per minggu.

Sebagai referensi, superyacht sepanjang 242 kaki ini ‘hanya’ menghabiskan biaya $750.000 per minggu untuk selebritas Hollywood Sydney Sweeney, dan ini jika dikonversi ke dolar tahun 2025.

Gates dilaporkan memulai setiap harinya dengan penerbangan helikopter ke Sardinia untuk bermain tenis, sebelum kembali ke kapal pesiar untuk snorkeling, bermain jet ski, dan berjemur.

Ia begitu terkesan dengan pengalaman tersebut sehingga ia mulai menjajaki kemungkinan untuk membeli kapal tersebut secara penuh.

Namun pada tahun 2015, MBS ikut serta Saat berlibur di daerah yang sama, ia melihat Serene dan memutuskan untuk memilikinya.

Bagi Putra Mahkota Saudi, tidak penting apakah kapal itu akan dijual atau tidak.

Seorang ajudan dikirimi pesan sederhana: $550 juta, segera ditransfer.

Dalam hitungan 24 hingga 48 jam, transaksi selesai, Shefler diminta untuk mengosongkan kapal, dan harapan Gates untuk memiliki Serene pun sirna.

Meskipun superyacht itu ada dalam daftar keinginannya pada tahun 2015, Putra Mahkota Saudi tersebut telah beralih ke tujuan lain, seperti membangun gedung pencakar langit tertinggi di dunia di Riyadh, Arab Saudi.

Dan bagi Bill Gates, kesempatan yang hilang ini mungkin telah memicu keinginan kuatnya untuk memiliki superyacht sendiri.

Bertahun-tahun setelah insiden ini, ia memesan superyacht bertenaga hidrogen senilai $645 juta, yang bahkan lebih mahal daripada Serene.

Namun, dalam sebuah kejutan yang menarik, ia tidak pernah menginjakkan kaki di superyacht raksasa itu sebelum ia mendaftarkannya untuk dijual.

Serene sendiri bagaikan istana terapung: dibangun oleh galangan kapal Italia Fincantieri dan dikirim pada tahun 2011, kapal ini awalnya dibeli oleh Yuri Shefler dengan harga sekitar $330 juta.

Dengan panjang 439 kaki (132 meter), mampu menampung 24 tamu dan 52 awak, kapal ini menawarkan banyak fitur standar superyacht, seperti helipad, beberapa kolam renang, dinding panjat, fasilitas spa, dan banyak lagi.

Meskipun bukan megayacht terbesar di dunia, ia tetap menjadi salah satu yacht terbesar di dunia.

Saat ini, Serene menjadi bagian dari armada kerajaan Saudi dan kabarnya pernah menampung Salvator Mundi karya Leonardo da Vinci, yang dibeli oleh MBS pada tahun 2017.

Entah sepenuhnya akurat atau sedikit dilebih-lebihkan dalam penceritaannya, kisah Serene telah menjadi kisah yang benar-benar legendaris. (ina/bfn)