KARANGASEM, Balifactualnews.com – Semangat membangun Karangasem terus bergerak maju. Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata atau Gus Par turun langsung ke lapangan meninjau progres pembangunan ruas jalan Griana Kangin–Peringsari di Desa Duda Utara, Kecamatan Selat, Selasa (19/5).
Peninjauan bersama jajaran Dinas PUPR-KIM dan bagian ekbang ini menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya dirancang di atas meja, tetapi dikawal hingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Ruas jalan yang tengah dikerjakan memiliki panjang 1,2 kilometer dari total keseluruhan 4,2 kilometer, dengan dukungan anggaran mencapai lebih dari Rp1,7 miliar. Dari hasil pengecekan di lapangan, pengerjaan dinyatakan berjalan sesuai standar teknis yang telah ditetapkan.
Gus Par menegaskan, pengawasan langsung dilakukan untuk memastikan kualitas pekerjaan tetap terjaga dan target pembangunan berjalan sesuai rencana.
“Pembangunan ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi investasi jangka panjang untuk membuka akses, memperlancar aktivitas masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa,” tegasnya.
Ia juga memastikan sisa ruas jalan yang belum tersentuh pembangunan akan terus diperjuangkan secara bertahap. Jika memungkinkan, penganggarannya akan diupayakan melalui APBD Perubahan. Bila belum terakomodasi, maka pengerjaannya akan dilanjutkan pada APBD 2027.
Menurutnya, pembangunan membutuhkan proses dan strategi agar hasilnya maksimal.
“Kami ingin jalan ini tuntas seluruhnya. Semua dikerjakan bertahap sesuai kemampuan anggaran, jadi masyarakat kami mohon tetap optimistis dan bersabar. Yang terpenting, progresnya terus berjalan,” ujarnya.
Selain badan jalan, pembangunan saluran drainase juga menjadi perhatian pemerintah. Saat ini pengerjaan baru mencakup satu sisi saluran akibat keterbatasan anggaran. Namun ke depan, pembangunan drainase di kedua sisi jalan dipastikan masuk dalam tahap lanjutan.
Secara keseluruhan, pada tahun 2026 Pemkab Karangasem menyiapkan 32 proyek infrastruktur yang tersebar di berbagai wilayah Karangaeem sebagai bagian dari percepatan pemerataan pembangunan.
Gus Par menegaskan, dengan 32 titik perbaikan jalan rusak yangbdilakukan aetiap tahun, setidaknya dalam 5 tahun kepemimpinannya perbaikan jalan rusak yang ada diwilayahnya sudah mencai 50 persen.
“Dengan 32 titik perbaikan jalan yang kita kerjakan setiap tahun, kami optimistis dalam lima tahun kepemimpinan ini setidaknya 50 persen jalan rusak di Karangasem bisa tertangani. Ini adalah komitmen nyata kami untuk menghadirkan akses yang lebih baik, membuka konektivitas antarwilayah, dan mendorong pemerataan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,” tegas I Gusti Putu Parwata.
Respons positif datang dari warga setempat. Salah satunya, I Gede Suartawan, warga Duda Timur, yang menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap kondisi akses jalan di wilayahnya.
Ia berharap sisa ruas sekitar dua kilometer menuju Karang Sari–Griana Kangin dapat segera dilanjutkan sehingga konektivitas masyarakat semakin lancar.
Selain meninjau perbaikan jalan rusak di Desa Duda Utara, Bupati Guspar juga meninjau proyek pengaspalan jalan hot mix di Desa Amerta Buana (Geriana Kauh-Amerta Bhuana) dan proyek perbaikan jalan di Desa Peringsari, tepatnyabdi dusun Padangaji, Kecamatan Selat. (tio/bfn)













