30 Hari Bangun Desa, TMMD Tinggalkan Jejak Nyata di Pempatan

30-hari-bangun-desa-tmmd-tinggalkan-jejak-nyata-di-pempatan
Kapoksahli Pangdam IX/Udayana Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda bersama jajaran TNI, Pemerintah Kabupaten Karangasem dan Forkopimda saat penutupan Program TMMD ke-128 Kodim 1623/Karangasem di Lapangan Alasngandang, Desa Pempatan, Kecamatan Rendang, Kamis (21/5).

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1623/Karangasem resmi berakhir setelah selama satu bulan penuh menghadirkan berbagai pembangunan di Desa Pempatan, Kecamatan Rendang. Penutupan kegiatan dilaksanakan di Lapangan Alasngandang, Kamis (21/5), ditandai dengan upacara yang dipimpin Kapoksahli Pangdam IX/Udayana Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda.

Program yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” itu menjadi simbol kuat kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan.

Selama pelaksanaan sejak 22 April hingga 21 Mei 2026, TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik berupa jalan rabat beton sepanjang 1.450 meter, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat lainnya.

Berbagai program unggulan turut direalisasikan, mulai dari pembangunan lahan ketahanan pangan jagung seluas satu hektare, pembangunan sumur bor, rehabilitasi rumah tidak layak huni, pipanisasi air bersih, hingga pembangunan lapangan voli bagi masyarakat desa.

Dalam amanat Pangdam IX/Udayana yang dibacakan Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda, disampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit, pemerintah daerah, serta masyarakat yang terlibat aktif menyukseskan TMMD di Karangasem.

Menurutnya, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga tumbuhnya semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

“TMMD menjadi bukti nyata sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan berbagai pihak dalam membangun kualitas hidup masyarakat. Program ini tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat aspek sosial dan ekonomi warga,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar menjaga dan merawat seluruh hasil pembangunan yang telah dilakukan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Penutupan TMMD turut dihadiri jajaran pejabat Kodam IX/Udayana, Korem 163/Wira Satya, Bupati dan Wakil Bupati Karangasem, Forkopimda, serta tokoh masyarakat setempat.

Bagi warga Desa Pempatan, TMMD bukan sekadar program tahunan, melainkan bagian dari perubahan nyata yang membuka akses, memperkuat fasilitas desa, dan menghadirkan harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Melalui TMMD, semangat kemanunggalan TNI dan rakyat kembali ditegaskan sebagai kekuatan penting dalam membangun desa dan mempercepat pemerataan pembangunan hingga pelosok daerah. (tio/bfn)