KARANGASEM, Balifactualnews.com – Momen Hari Raya Saraswati tahun 2026 menjadi tonggak penting bagi dunia pendidikan di Kabupaten Karangasem. Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata atau yang akrab disapa Gus Par, meresmikan status negeri bagi TK Sidemen dalam sebuah acara yang berlangsung pada Sabtu (4/4/2026).
Peresmian tersebut menandai babak baru perjalanan lembaga pendidikan yang telah berdiri sejak tahun 1987. Selama puluhan tahun, sekolah tersebut berkembang di tengah berbagai keterbatasan sarana dan prasarana. Namun berkat komitmen berbagai pihak, TK Sidemen kini memasuki fase baru sebagai lembaga pendidikan negeri yang diharapkan mampu memberikan layanan pendidikan yang lebih optimal bagi masyarakat.
Transformasi sekolah itu juga ditandai dengan selesainya program rehabilitasi gedung yang menelan anggaran lebih dari Rp900 juta. Melalui perbaikan tersebut, lingkungan belajar menjadi lebih representatif, aman, dan nyaman bagi anak-anak dalam menjalani proses pendidikan usia dini.
Fasilitas yang sebelumnya terbatas kini telah diperbarui untuk mendukung kegiatan belajar mengajar yang lebih berkualitas. Pemerintah berharap keberadaan sarana yang memadai dapat meningkatkan semangat belajar sekaligus menunjang tumbuh kembang peserta didik secara optimal.
Dalam sambutannya, Gus Par menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini memiliki peran strategis dalam membentuk kualitas sumber daya manusia di masa depan. Menurutnya, pembangunan daerah harus dimulai dari investasi pada generasi muda sejak usia dini.
“Perayaan Hari Saraswati menjadi momentum yang tepat untuk menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi paling berharga. Penegerian TK Sidemen adalah wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak Karangasem,” ujarnya.
Meski telah memperoleh status negeri dan dukungan fasilitas yang lebih baik, Bupati mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu diselesaikan. Salah satunya adalah keterbatasan lahan sekolah yang memerlukan perhatian dalam pengembangan pendidikan ke depan.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa berbagai keterbatasan tidak boleh menjadi hambatan untuk terus melakukan pembenahan. Pemerintah daerah, kata dia, akan terus mencari berbagai solusi agar layanan pendidikan dapat berkembang secara berkelanjutan.
“Kondisi yang ada harus menjadi pemicu untuk terus berinovasi. Dengan semangat kebersamaan, saya yakin setiap tantangan dapat diatasi demi menciptakan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Karangasem,” tegasnya.
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, mengajak seluruh orang tua, guru, dan tenaga pendidik untuk menjadikan nilai-nilai Hari Saraswati sebagai inspirasi dalam membentuk karakter generasi muda yang cerdas dan berakhlak.
Menurutnya, kehadiran sekolah negeri baru di Kecamatan Sidemen bukan sekadar penambahan status kelembagaan, melainkan simbol harapan bagi peningkatan kualitas pendidikan di daerah. Ia menilai lingkungan belajar yang lebih baik akan menjadi ruang bagi lahirnya generasi penerus yang mampu membawa Karangasem menuju masa depan yang lebih maju.
“Makna Saraswati tidak hanya diwujudkan melalui doa dan penghormatan terhadap ilmu pengetahuan, tetapi juga melalui langkah nyata menghadirkan fasilitas pendidikan yang layak. Dari ruang-ruang belajar inilah akan lahir generasi yang kelak menjadi pemimpin dan penggerak pembangunan Karangasem,” kata Ny. Mas Parwata.
Dengan penegerian TK Sidemen, Pemerintah Kabupaten Karangasem berharap akses dan kualitas pendidikan anak usia dini semakin meningkat. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi pendidikan sebagai investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah. (ger/bfn)













