KARANGASEM, Balifactualnews.com – Kreativitas fotografer lokal mendapat perhatian dari Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata. Ia mengapresiasi pameran foto bertajuk “Karangasem Agung” yang digelar Komunitas Photographer Karangasem (KPK) berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Karangasem, Rabu (12/8).
Pameran tersebut menjadi bagian dari rangkaian Pameran Pembangunan dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan yang difasilitasi Pemerintah Kabupaten Karangasem itu berlangsung di Lapangan Taman Candra Bhuana, Amlapura.
Saat meninjau deretan karya yang dipamerkan, Gus Par terlihat antusias melihat hasil jepretan fotografer muda Karangasem. Menurutnya, keberadaan fotografer lokal membuktikan bahwa daerahnya memiliki talenta kreatif yang mampu menghasilkan karya sekaligus mengangkat identitas daerah.
“Fotografer Karangasem sangat kreatif. Ini membuktikan bahwa fotografer tidak hanya ada di Denpasar atau Tabanan. Di Karangasem juga banyak fotografer yang memiliki kemampuan dan karya yang bagus,” ujar Gus Par.
Lebih dari sekadar ajang memamerkan hasil karya, Bupati menilai fotografi dapat menjadi salah satu media strategis untuk mengenalkan kekayaan Karangasem kepada publik. Melalui sebuah foto, potensi wisata, budaya, alam, ekonomi kreatif hingga aktivitas masyarakat dapat dikemas menjadi cerita visual yang menarik.
Karena itu, Gus Par mendorong para fotografer untuk tidak terpaku pada objek wisata yang sudah populer. Ia justru mengajak komunitas fotografi untuk berburu dan mengabadikan berbagai lokasi yang memiliki potensi namun belum banyak dikenal masyarakat.
Ia bahkan memberikan tantangan khusus kepada KPK untuk menemukan dan mengabadikan destinasi wisata baru di Karangasem.
“Ke depan saya berharap teman-teman fotografer bisa memperlihatkan suasana dan potensi pariwisata yang baru. Kemarin ada yang mengunggah kawasan Bukit Saab yang ternyata memiliki potensi wisata baru. Saya tantang KPK untuk mencari dan mengabadikan potensi-potensi baru tersebut,” kata Gus Par.
Tantangan itu tidak berhenti sebagai ajakan semata. Pemerintah Kabupaten Karangasem, kata Gus Par, siap memberikan penghargaan kepada fotografer yang berhasil menemukan sekaligus mengeksplorasi potensi wisata baru melalui karya fotografi selama rangkaian pameran pembangunan.
“Kita akan berikan reward. Tantangannya adalah menemukan destinasi wisata baru yang belum banyak dikenal. Nanti karya-karya tersebut akan kita nilai,” tegasnya.
Menurut Gus Par, kemampuan fotografer melihat sebuah objek dari perspektif berbeda dapat memberikan nilai tambah bagi upaya pengembangan daerah. Sebuah lokasi yang sebelumnya dianggap biasa saja bisa menjadi menarik ketika diabadikan dengan sudut pengambilan gambar, komposisi, dan cerita yang tepat.
Ia berharap para fotografer Karangasem dapat mengambil bagian dalam promosi daerah secara kreatif. Terlebih, masih banyak potensi Karangasem yang belum diketahui masyarakat luas.
“Karangasem memiliki begitu banyak potensi yang belum semuanya terekspos. Saya berharap teman-teman fotografer bisa menjadi bagian dari upaya menggali dan memperkenalkan potensi tersebut dengan cara yang kreatif,” harapnya.
KPK Siap Jawab Tantangan Bupati
Ketua KPK, Edy Gautama, menyambut positif tantangan yang disampaikan Bupati Karangasem. Ia memastikan komunitas fotografer siap bergerak mencari lokasi-lokasi yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi baru.
Edy menyebut KPK akan memanfaatkan waktu selama beberapa hari untuk melakukan eksplorasi ke sejumlah wilayah di Karangasem. Hasil eksplorasi tersebut nantinya akan diwujudkan dalam karya fotografi yang mengikuti tantangan Bupati.
“Kami siap mengikuti tantangan Bapak Bupati. Kemungkinan dalam empat hari ke depan, teman-teman komunitas akan bergerak mencari spot atau potensi terbaru untuk mengikuti lomba foto destinasi baru di Karangasem,” ujar Edy.
Dalam pameran “Karangasem Agung” sendiri, sebanyak 26 karya foto ditampilkan. Karya-karya tersebut menggambarkan beragam sisi Karangasem, termasuk potensi pariwisata dan kehidupan masyarakat.
“Total ada 26 foto yang kami pamerkan. Setelah ini KPK akan bergerak mencari destinasi baru di Karangasem untuk menjawab tantangan Bapak Bupati,” katanya.
Edy juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Karangasem, khususnya Bupati I Gusti Putu Parwata, serta PWI Karangasem yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan pameran tersebut.
PWI: Foto Menjadi Bingkai Wajah Karangasem
Ketua PWI Persiapan Karangasem, Ketut Parwata, mengatakan kolaborasi bersama KPK melalui pameran fotografi merupakan upaya untuk merekam dan mengabadikan berbagai wajah Karangasem dalam bentuk visual.
Menurutnya, foto-foto yang ditampilkan tidak hanya memperlihatkan keindahan destinasi, tetapi juga merekam potensi UMKM, kehidupan masyarakat dan berbagai dinamika yang berkembang di Karangasem.
“Pameran ini menjadi salah satu cara untuk membingkai wajah Karangasem. Banyak potensi yang bisa kita ceritakan melalui foto, mulai dari pariwisata, UMKM hingga kehidupan masyarakat,” ujar Ketut Parwata.
Ia menilai fotografi memiliki kekuatan untuk menjadi media promosi sekaligus dokumentasi perkembangan sebuah daerah. Karena itu, keberadaan komunitas fotografer dan jurnalis diharapkan dapat terus bersinergi menghasilkan karya yang mampu memberikan perspektif baru mengenai Karangasem.
Ketut Parwata juga mengapresiasi Bupati Karangasem dan KPK yang telah bersama-sama menyukseskan pameran bertajuk “Karangasem Agung” tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Gus Par dan Komunitas Photographer Karangasem yang telah terlibat dalam menyukseskan pameran foto ini. Tentu penyelenggaraan kali ini masih memiliki kekurangan. Tahun depan kami berharap dapat menghadirkan pameran yang lebih fokus pada karya jurnalistik atau foto jurnalistik,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak fotografer dan jurnalis. Dengan semakin banyak karya yang dihasilkan, berbagai potensi, aktivitas masyarakat serta perkembangan Karangasem dapat terdokumentasikan sekaligus diperkenalkan kepada khalayak yang lebih luas.
Pada akhirnya, pameran foto tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan RI, tetapi mampu melahirkan karya-karya yang membuka cara pandang baru terhadap Karangasem—menggali destinasi yang belum dikenal, mengangkat budaya dan adat, serta memperkenalkan potensi daerah melalui kekuatan sebuah gambar. (ger/bfn)













