DPS  di Karangasem Turun 1.29%, Kecamatan Kubu Terbanyak

KPU Karangasem menggelar pleno daftar pemilih sementara (DPS)  untuk Pilkada 9 Desember 2020 mendatang

KARANGASEM,Balifatualnews.com—Jumlah daftar pemilih sementara (DPS) untuk Pilkada Karangasem 9 Desember 2020 mengalami penurunan  1.29 persen, jika dibandingkan  dengan Pemilu tahun lalu. Penurunan   tersebut disebabkan beberapa factor, salah satunya  adanya pemilih yang sudah pindah domisili dari Karangasem.

“Pemilu lalu, DPT mencapai 380.195, sedangkan Pilkada tahun ini jumlah DPS menjadi 375.285 pemilih. Ada kekurangan lagi 1.29 persen atau  turun lagi  4.910 pemilih,” ungkap Ketua KPU Karangasem I Gede Krisna Adi Widana usaia menggelar pleno daftar pemilih sementara (DPS) di Villa Taman Surgawi, Ujung, Rabu (9/9/20).

Dijelaskan, selain pindah domisili , turunnya jumlah pemilih saat Pilkada 9 Desember nanti juga dikarenakan banyak pemilih yang sudah meninggal dan  ada juga yang sudah menjadi angota TNI dan Polri.

“Penurunan jumlah pemilih terbanyak ada di Kecamatan Kubu. Jumlahnya mencapai 2.056 pemilih. Pemilu tahun lalu, pemilih disana berjumlah 62.642 pemilihan pada Pilkada  tahun ini menjadi 60.586 pemilih,” ujar Krisna.

Penurunan jumlah pemilih di Kecamatan Kubu, berbanding terbalik dengan apa yang terjadi di Kecamatan Rendang.  Menurut Krisna, di Kecamatan Rendang  memiliki penambahan jumlah pemilih tetap  sebanyak 387 pemilih.

“Pemilu tahun lalu, jumlah pemilih tetap di Kecamatan Rendang sebanyak 32.087 orang dan Pilkada tahun ini menjadi menjadi 32.474 pemilih,”ungkap Krisna.

Kecuali di Kecamatan Rendang, penurunan DPS juga terjadi  6  kecamatan lainnya, yakni, Kecamatan Abang, dari 63.391 pemilih menjadi 62.171 pemilih atau berkurang 1.220 pemilih. Kecamatan Selat menurun sebanyak 662 pemilih, dari 34.980 pemilih menjadi 34.318 pemilih.  Kecamatan Manggis  juga mengalami penurunan  lagi 567 pemilih,  dari 42.043 pemilih menjadi 41.474 pemilih.

Kecamatan Sidemen, kata Krisna,  juga mengalami penurunan jumlah pemilih sebanyak 297 pemilih. Pemilu tahun lalu, DPT disana sebanyak 29.019  pemilih dan Pilkada tahun ini DPS menjadi 28.722 pemilih. Sedangkan Kecamatan Karangasem jumlah pemilih berkurang lagi 278 pemilih. Pemilu lalu  DPT Kecamatan Karangasem sebanyak 73.584 pemilih  dan Pilkada tahun ini DPS menjadi 73.306 pemilih. Hal sama juga terjadi di Kecamatan Bebandem. Penurunan jumlah pemilih   di Kecamatan Bebandem mencapai 217 pemilih atau dari 42.449 pemilih  pada Pemilu tahun lalu,  tahun ini DPS menjadi 42.232 pemilih.

“Penurunan  DPS ini tercatat dari pencoklitan yang dilakukan PPDP. Saat turun melakukan pendataan ditemukan adanya pemilih ganda, pindah domisili karena menikah, menjadi TNI/Polri,maupun pemilih sudah meninggal,” tukas Krisna. (asa/tio/bfn)