Tak Ada Penangkapan, Pelanggaran 5 Oknum Perekam Video Kerumunan Warga Masih di Dalami

Kapolres Karangasem AKBP Ni Nyoman Suartini SIK.MM.Tr

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Berita hoax seputar penangkapan  5 oknum warga yang melakukan perekaman video di jalan umum depan SPBE, Subagan, mulai mendapat tanggapan dari Kapolres Karangasem AKBP, Ni Nyoman Suartini SIK.MM.Tr.

Kapolres menegaskan,  pihaknya tidak ada melakukan penangkapan terhadap 5 oknum warga  terkait eksiden, Senin (7/12/20) malam di Jalan Ahmad Yani, Amlapura  tersebut.

“Tidak ada penangkapan, yang benar petugas kami  yang sedang bertugas mengajak 5 oknum itu ke Polres untuk dimintai keterangan terkait  merekam video kerumunan warga tersebut,” terang  perwira asal Desa Lembeng, Kecamatan Sukawati, Gianyar ini.

Bukan hanya itu, pemberitaan 5 oknum warga yang belakangan diketahui sebagai anggota Satgas Anti Money Politik itu, juga hoax. Pasalnya,  saat penggeledahan  hanya menemukan satu rimpi taji (pisau taji) untuk sabungan ayam di dalam bagasi mobil yang digunakan.

Kapolres mengatakan, dari pemeriksaan yang dilakukan, sejauh ini pihaknya belum menemukan pelanggaran terkait rekaman video  kerumunan warga yang dilakukan 5 oknum warga tersebut. Kendati demikian, sampai saat ini pihaknya masih tetap melakukan pendalaman terkait kemungkinan ada pelanggaran dibalik perekaman video tersebut.

“Mereka melakukan perekaman video di jalan raya dan bukan ke rumah pribadi.  Kendati demikian terkait kemungkinan ada pelanggaran, sampai saat ini masih kita dalami,” tegas Kapolres.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Karangasem, I Putu Gede Suastrawan mengatakan, keberadaan gerakan anti money politik yang muncul dari masyarakat  sangat membantu tugas-tugas Bawaslu dalam memerangi  dugaan adanya praktek money politik  ditengah hajatan Pilkada tahun  ini.

“Bawaslu mendorong partisipasi masyarakat  untuk bersama-sama mengawasi jalannya pelaksanaan  Pilkada Karangasem. Kalau toh ada masyarakat  yang ikut mengawasi praktek money politik, itu sangat bagus. Sinergitas inilah yang memang kita harapkan agar pelaksanaan Pilkada bisa berjalan  jujur, adil, aman dan sukses,”  pungkasnya.  (ger/tio/bfn)