KARANGASEM, Balifactualnews.com — Anak Agung Made Kosalia, SH resmi dikukuhkan sebagai Kelian Desa Adat Karangasem masa bhakti 2025–2030 dalam prosesi pengukuhan di Pura Puseh/Bale Agung Desa Adat Karangasem, Amlapura, Senin (2/2).
AA Made Kosalia ditetapkan melalui mekanisme musyawarah mufakat yang disepakati krama dari 35 banjar se-Desa Adat Karangasem. Pengukuhan dirangkai dengan upacara mejaya-jaya.
Usai dikukuhkan, AA Made Kosalia menegaskan kepemimpinan desa adat merupakan amanah yang harus dijalankan berlandaskan dresta dan kebersamaan krama.
“Kepemimpinan desa adat bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab moral dan sejarah yang harus dijalankan dengan kebersamaan dan persatuan krama,” ujarnya.
Ketua Panitia Ngadegang, I Gusti Ngurah Susila, menyatakan seluruh tahapan pengukuhan telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Proses ngadegang dilaksanakan berdasarkan Perda Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2019, serta berlandaskan awig-awig dan perarem Desa Adat Karangasem,” jelasnya.
Pengukuhan dilakukan oleh Bendesa Madya Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Karangasem, I Komang Sujana, sekaligus mengukuhkan 17 prajuru desa adat. Dalam kesempatan tersebut, MDA mendorong penguatan lembaga ekonomi desa adat.
“LPD dan BUPDA harus diperkuat agar desa adat tidak mengalami pelemahan, termasuk pengelolaan palemahan desa adat,” tegasnya.
Sementara itu, Manggala Puri Agung Karangasem, AA Bagus Partha Wijaya, menilai kepemimpinan baru Desa Adat Karangasem merupakan cerminan aspirasi krama dan diharapkan mampu membangun sinergi lintas lembaga.
“Kami berharap bendesa dan prajuru adat ke depan dapat bersinergi dengan puri, griya, lembaga adat lainnya, serta pemerintah dan tokoh masyarakat adat demi menjaga keharmonisan Desa Adat Karangasem,” ujarnya.
Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, melalui Sekda I Ketut Sedana Merta, menegaskan prajuru adat wajib menjalankan uger-uger Bali dengan prinsip Desa Mawacara.
“Prajuru adat diharapkan mampu menjaga tatanan adat demi terwujudnya Karangasem yang santhi dan sejahtera,” pesannya. (tio/bfn)













