Daerah  

Baru Setahun, Jalan Rusak, Gus Par Tegur Kontraktor

baru-setahun-jalan-rusak-gus-par-tegur-kontraktor
Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata meninjau proyek perbaikan jalan geriana kauh Desa Duda Utara yang menghubungkan Desa Amerta Buana, Kecamatan Selat, Selasa (19/5), sekaligus menegur kontraktor agar menjaga kualitas pekerjaan setelah ditemukan kerusakan berlubang) pada proyek yang belum genap setahun rampung.

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata melontarkan peringatan tegas kepada para kontraktor pelaksana proyek infrastruktur jalan agar tidak main-main dalam menjaga kualitas pekerjaan.

Peringatan itu disampaikan langsung saat melakukan inspeksi lapangan ke sejumlah proyek perbaikan jalan di Kecamatan Selat, Selasa (19/5), setelah menemukan indikasi kerusakan pada proyek yang bahkan belum genap setahun rampung dikerjakan.

Temuan tersebut berupa beton bahu jalan yang jebol di sejumlah titik hingga permukaan aspal yang mulai bergelombang.

“Saya sudah ingatkan langsung. Ini jalan baru sekitar setahun dikerjakan, tapi sudah ada bahu jalan yang rusak dan permukaan aspal bergelombang. Ini tentu harus menjadi perhatian serius,” tegas Gus Par.

Menurutnya, kualitas proyek tidak boleh dikompromikan. Ia menekankan seluruh pekerjaan harus mengacu pada spesifikasi teknis agar hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Jangan sampai proyek baru selesai, tapi kualitasnya sudah bermasalah. Jalan ini dibangun menggunakan uang rakyat, jadi mutu harus betul-betul dijaga,” ujarnya.

Dalam agenda pemantauan tersebut, Gus Par terlebih dahulu meninjau proyek pengerjaan ruas jalan Karangsari–Geriana Kangin di Desa Duda Utara.

Ruas yang kini sedang dikerjakan sepanjang 1,2 kilometer itu merupakan bagian dari total rencana pembangunan sepanjang 4,2 kilometer.

Karena keterbatasan anggaran, pengerjaan dilakukan secara bertahap. Namun Gus Par memastikan sisa ruas jalan akan terus diperjuangkan agar bisa dilanjutkan melalui APBD Perubahan maupun APBD Induk 2027.

“Komitmen kami jelas, ruas ini harus tuntas. Kalau memungkinkan masuk perubahan, kita dorong. Kalau belum, kita lanjutkan di APBD 2027,” katanya.

Ia juga meminta masyarakat tetap bersabar karena pemerintah daerah masih menghadapi keterbatasan fiskal dalam menuntaskan seluruh persoalan infrastruktur jalan di Karangasem.

Peninjauan kemudian dilanjutkan ke wilayah Desa Amerta Buana dan berakhir di Dusun Padangaji, Desa Peringsari.

Di setiap titik kunjungan, Gus Par kembali mengingatkan kontraktor agar menjaga mutu pekerjaan sekaligus memastikan proyek selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Dari hasil evaluasi lapangan, secara umum progres pengerjaan dinilai berjalan sesuai target. Namun pengawasan akan terus diperketat agar hasil pembangunan tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memiliki kualitas yang benar-benar bisa dipertanggungjawabkan. (tio/bfn)

 

 

Exit mobile version