Bulan Bahasa Bali di Karangasem Bisa Dilaksanakan Daring atau Luring

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Karangasem I Wayan Astika.

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Pelaksanaan Bulan Bahasa Bali di Kabupaten Karangasem berlangsung sebulan penuh, yakni dibuka tanggal 2 Pebruari dan akan berakhir pada tanggal 28 Pebruari ini. Bali yang termasuk dalam PPKM level 3, maka kegiatannya yang merupakan upaya dalam melestarikan serta memperkuat keberadaan bahasa, aksara dan sastra Bali warisan leluhur ini, bisa dilaksanakan secara daring ataupun luring atau tatap muka.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) kabupaten Karangasem I Wayan Astika mengatakan, di Kabupaten Karangasem pembukaan Bulan Bahasa Bali tahun ini seluruh aktifitasnya akan mengikuti ketentuan yang berlaku dimana Provinsi Bali saat ini ditetapkan dalam katagori PPKM level 3, baik yang dilaksanakan di desa adat maupun desa dinas dan satuan pendidikan di seluruh wilayah kabupaten Karangasem, dengan pembatasan sebanyak  25 persen saja. Hal itu sebagai antisipasi melonjaknya kasus penyebaran varian Omicron yang sedang mewabah.

“Provinsi Bali yang berada pada PPKM level 3 ini, tentu akan mengikuti ketentuan yang berlaku, sehingga alternatif yang bisa diambil adalah melakukan  kegiatan Bulan Bahasa Bali dengan sistem daring. Ini sesuai dengan konsep pelaksanaan Bulan bahasa bali di Provinsi Bali yakni dilaksanakan secara hybrid yaitu secara daring dan juga luring atau tatap muka,” terang Astika pada Selasa(8/2/2022).

Astika mengajak, pelaksanaan Bulan Bahasa Bali sebagai upaya dalam melestarikan serta memperkuat keberadaan bahasa, aksara dan sastra Bali warisan leluhur ini, benar-benar dilaksanakan dengan baik, karena gelaran ini juga sekaligus sebagai implementasi program Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

“Karena masih situasi pandemi, saya mengimbau pelaksanaannya agar mematuhi aturan dan memberlakukan protocol kesehatan yang baik,” imbuhnya.

Sementara itu, kegiatan lomba Bulan Bahasa Bali di SMAN 1 Ulakan, Manggis, berlangsung luring dengan jumlah peserta yang dibatasi. Kepala SMAN 1 Manggis, I Ketut Pageh, S.Pd, menyampaikan, pelaksanaannya sesuai Surat Edaran Gubernur Bali tentang Bulan Bahasa Bali.

“Untuk pembukaannya kami laksanakan secara daring. Kegiatan lomba yang kami gelar diantaranya, lomba mesatua Bahasa Bali, Lomba Ugrawakia atau MC berbahasa Bali, Lomba Dharma Wacana berbahasa Bali, Lomba Ngwacen Puisi Bali Anyar, Lomba Ngripta atau Cipta Puisi Bali Anyar, Lomba Nyurat atau menulis Cerpen Bahasa Bali, Lomba Nyurat Lontar, Lomba Ngwacen Bahasa Bali, Lomba Baligrafy dan Lomba karaoke Lagu Bali. Pesertanya seluruh siswa kelas X, XI & XII SMA,” jelasnya. (ger/bfn)

Exit mobile version