Bupati Gede Dana Secara Resmi Membuka TMMD ke-119 di Desa Selumbung

bupati-gede-dana-secara-resmi-membuka-tmmd-ke-119-di-desa-selumbung
Bupati Karangasem Gede Dana menyerahkan alat kerja berupa skop kepada salah seorang masyarakat, menandai dibukanya pelaksanaan TMMD ke-119 di Desa Selumbung, Kecamatan Manggis, Selasa (20/2)
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Bupati Karangasem, I Gede Dana, secara resmi membuka Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-119 di Desa Selumbung, Kecamatan Manggis,Selasa (20/2).

Pembukaan TMMD tersebut ditandai dengan pemukulan gong dan penyerahan secara simbolis alat kerja berupa sekop dan satu sak semen kepada warga, itu dihadiri ratusan personel TNI/Polri, BPBD, Satpol PP, Linmas, Pecalang, Siswa dan beberapa warga setempat serta Forkopimda Karangasem.

Bupati Karangasem, I Gede Dana usai membuka program tersebut mengucapkan terimakasih kepada Kodim 1623 Karangasem karena sudah menjadikan desa Selumbung sebagai titik sasaran pelaksanaan TMMD dengan membangun jalan dan memberikan perhatian lewat program penyuluhan.

Gede Dana memastikan, jalan yang sudah dibuka ini bukan sekedar dibongkar lalu selesai begitu saja, namun akan dilakukan perbaikan secara berkelanjutan, termasuk akan tindak lanjuti dengan peningkatan jalan apabila asetnya sudah diserahkan ke Pemkab Karangasem.

“Saya pastikan jalan yang sudah dibuka melalui program TMMD ini akan akan ditingkatkan agar kondisinya lebih bagus. Tentu hal ini baru bisa dilaksanakan ketika asetnya sudah diserahkan ke pemerintah daerah. Dengan adanya jalan, penduduk bisa membuat rumah disana serta memajukan perekonomian terlebih kedepan bisa jadi berpotensi menjadi desa wisata karena view di lokasi sangat bagus,” kata Bupati Gede Dana.

Sementara itu, Dandim 1623/Karangasem, Letkol Inf. Sutikno mengungkapkan, program TMMD ke -119 ini, ada beberapa sasaran berupa kegiatan fisik pembukaan akses jalan yang menghubungkan antara Banjar Bukit Catu dengan wilayah Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem sepanjang 2.500 meter serta rabat beton sepanjang 250 meter ditambah pembangunan/renovasi RTLH, perbaikan saluran irigasi dan penghijauan.

Selain kegiatan fisik, pada program TMMD tahun ini juga diisi kegiatan non fisik berupa penyuluhan tentang bela negara dan cinta tanah air, wawasan kebangsaan, penanggulangan bencana alam, bidang pertanian, bidang kamtibmas, bidang pariwisata, peternakan, agama, perdagangan dan industri, penanggulangan PMK serta bahaya stunting.

“Sebelum dibuka, kami sudah melaksanakan pra TMMD selama 25 hari. Progres jalan sudah terbuka 100 persen. Sekarang kamu tinggal mengerjakan gorong – gorong dan senderan saja,” ungkap Sutikno.
Selain membuka akses jalan, Kodim 1623 Karangasem juga membangun sebuah Pura di lokasi TMMD. Pembangunan Pura tersebut merupakan usulan dari warga masyarakat setempat.

“Pembangunan Pura di lokasi TMMD merupakan perintah Pak Kasad. Rencananya Pura yang dibangun menggunakan dana CSR dari pihak swasta,” pungkas Sutikno. (tio/bfn)