Bupati Suwirta Geram, Tangan Tangan Jahil Curi Lampu dan Kran di Kawasan Rest Area Perbatasan Klungkung – Gianyar, Minta Pasangkan CCTV

Rombongan Pemda Klungkung saat meninjau rest area perbatasan Klungkung-Gianyar di Desa Tusan, Banjarangkan, Klungkung belum lama ini


KLUNGKUNG, Balifactualnews.com – Rest Area Perbatasan Klungkung-Gianyar di Desa Tusan, Banjarangkan sampai saat ini belum dilengkapi kamera pengawas CCTV. Sehingga beberapa fasilitas pendukung seperti lampu dan keran air kerap hilang diambil oleh tangan jail.

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta sempat melakukan pemantauan ke Rest Area Perbatasan Klungkung-Gianyar di Desa Tusan, Banjarangkan, Klungkung belum lama ibi. Ia pun menerima laporan jika beberapa fasilitas seperti lampu dan keran air hilang diambil oleh tangan-tangan jahil.

Dihubungi terpisah Bupati Suwirta membenarkan banyak alat alat seperti lampu maupun kran air yang digondol maling.

“Nanti kedepan saya minta untuk pemasangan beberapa unit CCTV di Rest Area Perbatasan Klungkung-Gianyar, sehingga lebih bisa diawasi. Karena saya menerima informasi, beberapa fasilitas tambahan seperti beberapa lampu, keran air malah hilang,” jelas Bupati Suwirta.

Bupati Suwirta sangat menyayangkan kondisi itu, dirinya meminta masyarakat untuk ikut tumbuhkan rasa memiliki, terhadap setiap fasilitas umum yang ada. Sehingga bisa ikut merawat dan menjaga fasum tersebut dengan baik, sehingga rest area dapat digunakan untuk beristirahat, melakukan dokumentasi selfie untuk dipakai kenang-kenangan.

“Setiap rupiah investasi di rest area tersebut harus dapat dipelihara dengan baik agar bermanfaat bagi masyarakat,”.

Untuk memastikan pengamanannya ,Bupati Suwirta  menekankan kedepan agar ada  pemasangan CCTV pada Rest area dengan tujuan untuk memantau adanya tangan-tangan jahil dan mengawasi penerangan yang terpasang pada daerah sekitar rest area.(ana/ger/bfn)

Exit mobile version