KARANGASEM, Balifactualnews.com – Menjelang pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Karangasem, suasana DPRD Karangasem mendadak menjadi perhatian. Anggota Komisi VI DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Bali, I Gede Sumarjaya Linggih atau yang akrab disapa Demer, melakukan kunjungan ke DPRD Karangasem, Selasa (28/7).
Kedatangan Demer sempat memunculkan spekulasi lantaran bertepatan dengan masuknya dokumen KUA-PPAS dari pihak eksekutif ke DPRD. Namun, Demer menegaskan pertemuannya dengan anggota Fraksi Golkar tidak berkaitan dengan pembahasan anggaran daerah.
Selain diterima Ketua DPD Golkar Karangasem, I Gusti Ngurah Setiawan, Demer mengumpulkan seluruh anggota Fraksi Golkar untuk memberikan pendidikan politik (dikpol), memperkuat konsolidasi internal partai, sekaligus membahas strategi menghadapi Pemilu 2029.
“Saya datang menemui anggota Fraksi Golkar untuk memberikan motivasi dan pandangan-pandangan tentang pemberdayaan masyarakat, termasuk menggali potensi Karangasem yang harus terus dikembangkan. Ini bagian dari penguatan kader dan konsolidasi partai,” ujar Demer.
Dalam arahannya, Demer meminta seluruh anggota Fraksi Golkar tetap solid serta fokus memperkuat basis suara di daerah pemilihan (dapil) masing-masing. Ia memastikan partai akan memberikan kepastian politik kepada kader yang selama ini telah membangun wilayahnya.
“Saya pastikan tidak lagi ada pemindahan-pemindahan pencalonan dari dapil yang sudah lama mereka rintis. Kecuali memang ada keinginan atau permintaan sendiri untuk maju ke DPRD Provinsi. Mereka harus fokus membesarkan dapilnya masing-masing,” tegasnya.
Menyinggung pemerintahan Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata dan Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa, Demer menegaskan sikap Golkar tetap berada pada jalur kritis, objektif, dan solutif.
“Kalau menurut pandangan kami ada kebijakan yang keliru, tentu akan kami kritisi. Itu memang jiwa Partai Golkar. Tetapi kalau program itu benar-benar berpihak kepada masyarakat, kami akan mendukung penuh,” katanya.
Demer menilai Karangasem memiliki potensi besar untuk berkembang, mulai dari sektor spiritual, pertanian, kelautan hingga pariwisata. Namun, menurutnya, daerah paling timur di Bali itu masih menghadapi persoalan ketimpangan pembangunan.
“Karangasem memiliki potensi yang luar biasa, masyarakatnya terbuka, lautnya panjang, pusat spiritualnya juga kuat. Sangat disayangkan sampai sekarang Karangasem masih termarginalkan. Dengan akses dan pemberdayaan yang baik, saya yakin Karangasem mampu berdiri lebih mandiri,” ungkapnya.
Ia kembali menggaungkan gagasan moratorium pembangunan di Bali Selatan sebagai upaya mendorong pemerataan pembangunan menuju wilayah timur Bali, termasuk Karangasem.
“Dulu sudah pernah ada semangat moratorium pembangunan di Bali Selatan melalui Instruksi Bappenas tahun 1996. Saya berharap kebijakan itu kembali dipelajari sebagai dasar pemerataan pembangunan, sehingga daerah seperti Karangasem tidak terus tertinggal,” ujar Demer.
Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Karangasem, I Nyoman Sumadi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Demer. Menurutnya, selama empat periode menjabat anggota DPRD, baru kali ini ada anggota DPR RI yang secara langsung datang menemui fraksi di DPRD Karangasem.
“Selama empat periode saya menjadi anggota DPRD, baru kali ini ada anggota DPR RI yang datang langsung menemui Fraksi Golkar di DPRD Karangasem. Kehadiran Pak Demer menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus bekerja memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ujar Sumadi.
Ia menambahkan, Demer juga mengingatkan agar Fraksi Golkar tetap menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal terhadap jalannya pemerintahan daerah.
“Beliau menegaskan kepada kami agar selalu bersikap kritis, objektif, dan solutif. Kalau ada program eksekutif yang menyimpang tentu harus dikoreksi. Sebaliknya, jika program itu benar-benar pro rakyat, Fraksi Golkar wajib memberikan dukungan penuh,” tandasnya. (tio/bfn)













