Demokrat Ngotot, KIM Plus Masih Otak Atik Bakal Calon Pilkada Karangasem

Demokrat Ngotot, KIM Plus Masih Otak Atik Bakal Calon

KARANGASEM, Balifactualnews.com–Angin Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus Partai Nasdem di Karangasem, mulai tidak searah menjelang Pilkada Serentak, 27 November 2024, mendatang. 

Kengototan DPC Partai Nasdem untuk mengusung kadernya dalam  suksesi kepemimpinan di Gumi Lahar menjadi salah satu pemicunya. Kalau kabar ini benar terjadi, berarti kesepakatan KIM) plus Nasdem dalam Pilgub Bali, tampaknya bakalan tidak bisa berjalan linier dalam Pilkada Karangasem.  

Ketua DPC Partai Demokrat Karangasem, I Komang Wirawan dengan tegas menyampaikan sikap partainya itu. Dia mengatakan, kandidasi untuk proses persiapan Pilkada yang dilakukan di internal partainya, semakin menguatkan peta politik partai besutan Agus Harimurti Yudhoyono itu  untuk ambil bagian dalam dalam suksesi tahun ini. 

Menurut Wirawan, kursi  yang di torehkan di DPRD Karangasem pada Pileg April lalu, membuat dia semakin percaya diri untuk mengusung calon dalam Pilkada Karangasem dengan partai Nasdem sebagai bidikan koalisinya. 

“Kalau Pilgub Bali kami sepakat dengan KIM, tapi untuk Pilkada Karangasem jangan dulu. Kami  tidak mau jadi penonton  karena partai kami sudah melakukan kandidasi untuk proses Pilkada nanti,” tegas Wirawan  kepada wartawan melalui sambugngan telepon, Kamis (30/5/2024) 

Suksesi kepemimpinan tahun ini, kata Wirawan, merupakan momentum partainya untuk melangkah kedepan dalam menghadapi Pilkada Karangasem.  Itu sebabnya, dia mengaku tidak sepakat kalau Pilkada Karangasem dilinierkan dengan Pilgub Bali dalam balutan KIM plus Nasdem.

“Situasi politik di pusat berbeda lho dengan situasi politik di Bali. Khusus di Karangasem partai kami memiliki kans cukup kuat untuk itu,” jelas Wirawan yang mengaku serius maju dalam Pilkada Karangasem tahun ini.

Menyikapi statemen Wirawan itu, koordinator KIM plus Nasdem di Karangasem, I Nyoman Suyasa, tetap berharap Demokrat Karangasem  utuh dalam  barisan KIM, karena yang bisa mengusung calon sendiri PDI Perjuangan dan Gerindra.

“Kalau sekarang kan masih dalam tahap proses, semuanya masih utak atik, tapi pada akhirnya berlabuh pada tujuan yang sama. Kalau Gerindra Karangasem santai saja, karena kami  kami tegak lurus dengan perintah partai DPP dan DPD. Gerindra itu one comando di bawah komando Bapak Made Muliawan Arya (Pak De Gadjah),” ucap Suyasa. 

arah politik untuk Pilkada Karangasem, kata Suyasa,  masih sangat cair dan dinamis. Barisan KIM plus Nasdem saat ini semuanya masih melihat peluang  untuk di otak atik.  “Ini sangat bagus untuk demokrasi. Tapi fokus kami (Gerindra Karangasem ) turun ke masyarakat seperti yang kami lakukan  sebelum-sebelumnya. Apa yang bisa kami lakukan ya kami lakukan untuk masyarakat. Urusan Pilkada, urusan calon, urusan koalisi ya semua sudah diserahkan sama DPP dan DPD,” pungkas Suyasa. (tio/bfn)

 

Exit mobile version