DENPASAR, Balifactualnews.com Keberhasilan Pemkot Denpasar dalam meningkatkan kualitas udara secara berkelanjutan mendapat perhatian beragam kalangan. Kali ini, United Cities and Local Governments Asia Pasific (UCLG-ASPAC) menjadikan Pemkot Denpasar sebagai pilot project rencana aksi perubahan iklim.
“Dipilihnya Pemkot Denpasar merupakan rekomendasi dari Kementerian LHK RI yang melihat kesiapan Kota Denpasar melakukan berbagai hal untuk wujudkan green city,” kata Technical Coordinator UCLG-ASPAC Dini Laraswati saat beraudensi dengan Sekda Kota AAN Rai Iswara di Kantor Walikota Denpasar, Senin (7/10/19).
Ia mengatakan, Pemkot Denpasar memiliki komitmen yang besar dalam menciptakan udara yang bersih dan berkualitas. Kendati menjadi Ibukota Provinsi Bali dengan hiruk pikuk keramain kota, udara di Kota Denpasar saat ini bisa dibilang bersih dan berkualitas. “Ke depan diperlukan pendampingan pendampingan teknis dari UCLG-ASPAC agar lebih struktur dan berkelanjutan,” ucapnya.
Baca :
- Serka Dewa Gede Astawa Selesaikan Etape Pertama ‘Run For Bali’
- Run For Bali 374 KM, Pangdam IX/Udayana Dampingi Serka Gede Astawa di Kilometer 290
Dengan adanya aksi perubahan iklan diharapkan nantinya Pemerintah Kota Denpasar mempunyai berbagai kegiatan terkait aksi lingkungan yang rendah karbon. “Karena target dari kegiatan ini adalah pembangunan rendah karbon, selain itu kegiatan ekonomi di Kota Denpasar juga mengalami kebaikan,” ujar Dini.
Sementara itu, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara mengatakan, aksi perubahan iklim menjadi perhatian bersama sehingga Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen tinggi dalam upaya mengatasi polusi udara.
“Kami menyambut baik kegiatan ini, mengingat Pemerintah Kota Denpasar di bawah kepemimpinan Walikota IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama IGN Jaya Negara juga memiliki komitmen untuk menciptakan Kota Denpasar yang bersih, sehat dan hijau,” ucapnya.
