Depresi, Ngales Tewas Gantung Diri di Palang Pintu Rumah


KARANGASEM, Balifactualnews.com—Sakit yang diderita tak kunjung sembuh membuat I Nengah Ngales  (78) mengambil  jalan pintas untuk   mengakhiri hidupnya.  Depresi akut yang dimiliki, petani asal Banjar Dlundungan, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Karangasem, ini nekat bunuh diri dengan menjerat leher di palang pintu rumahnya.

Kejadian tragis Rabu 24 Maret 2021 itu,  sontak membuat keluarga besar dan warga yang ada di lingkungan banjarnya kaget. Pasalnya sehari sebelum kejadian, korban terlihat masih biasa-biasa saja.

Adalah   cucu korban I Kadek Semara Putra (11) yang pertama kali melihat kejadian itu.  Awalnya  saksi hendak mengambil ayam di rumah korban. Namun belum sempat  mengambil ayam, tiba-tiba dia dikagetkan dengan sosok  tubuh wanita menggelayut  gantung diri dengan selendang warna kuning di palang pintu  rumah neneknya.  Ditengah kepanikannya, saksi lantas mencari ibunya Ni Nyoman Sekar (35) untuk memberitahukan berita duka tersebut

“Saya baru tahu kejadiannya sekitar pukul 10.30 Wita. Sempat saya panggil-panggil tapi nenek tidak ada menyahut. Saat saya dekati dan raba kakinya  ternyata sudah kaku ,” ucap Semara Putra  kepada petugas Polsek Kubu  saat melakukan olah TKP setelah menerima laporan kajadian dari anak korban I Nyoman Dana (46).

Kapolsek Kubu AKP I Nengah Sona, dikonfirmasi, Kamis 25 Maret 2021 membenarkan kejadian itu.  Dia mengatakan,  hasil olah TKP yang dilakukan jajarannya, tidak ditemukan ada tanda-tanda kekerasan  dibalik kenekatan korban  mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

“Korban meninggal dunia murni karena gantung diri. Pihak keluarga bilang korban depresi karena sakit yang diderita tak kunjung sembuh. Sebelumnya, korban juga sempat melakukan percobaan bunuh diri dengan cara yang sama, tapi  upayanya itu berhasil digagalkan anak dan menantunya,” pungkas Kapolsek Kubu. (ger/bfn)

Exit mobile version