Dikeluhkan Warga, Karangasem Tak Ambil Jatah CPNS yang Ditawarkan Pusat


KARANGASEM, Balifactualnews.com Tak adanya kesediaan anggaran membuat Pemkab Karangasem saat ini tidak mengambil jatah CPNS yang ditawarkan oleh pusat. Hal tersebut juga diakui oleh Plt Sekda Karangasem Gusti Gede Rinceg saat dikonfirmasi pada, Kamis (14/11/19).

Sebelumnya web BKDSDM yang tidak bisa di akses sempat dikeluhkan oleh warga. Web tersebut sudah diakses sehingga warga Karangasem yang ingin melamar sebagai CPNS sulit berkomunikasi. “Pelamar mengeluh jika web BKDASM Karangasem susah di akses,” ujar Wayan Putu asal Bebandem.



Sementara itu Ketua DPRD Karangasem, I Gede Dana menyangkan perihal web BKDSDM yang tidak bisa diakses tersebut. Pihaknya juga mengaku jika mendapat informasi kalau Karangasem tidak mencari CPNS. Kendati demikian mestinya web BKDSDM itu tetap bisa di akses. Sebab itu penting untuk para pelamar yang melamar di Bali dan Kabupetan lain dari Karangasem. “Meskipun tidak mencari, Web tersebut harus tetap bisa diakses,” ujarnya.

Masyarakat Karangasem sempat kebingungan, bahkan tak banyak dari mereka ada yang mengajukan lamaran secara online. Mereka juga ada yang sudah mencari SKCK. Putu juga menambahkan jika memang Karangasem tidak membutuhkan CPNS sebaiknya juga diumumkan secara terbuka. “Harusnya tetap dibuka kok malah sulit diakses,” gumannya.

Gede Dana juga menambahkan jika pihaknya merasa kasihan pada warga Karangasem. Jika benar Karangasem tidak membuka lowongan CPNS yang dibuka pusat tersebut. Pihaknya juga berencana akan menayakan hal ini ke BKDSM kenapa sampai tidak mencari karena ini kesempatan bagi anak-anak Karangasem menjadi PNS.



PNS juga masih menjadi salah satu harapan mereka. Gede Dana juga mengatakan jika Karangasem masih kekurangan PNS untuk guru dan beberapa tenaga lainnya. Sementara itu Gusti Gede Rinceg menekankan jika di tahun ini Karangasem tidak mengambil jatah CPNS selain karena tidak adanya anggaran pihaknya ingin fokus dulu untuk Pilkada Karangasem.

Nanti tahun 2021 barulah ada anggaran untuk itu. Untuk mencari CPNS tahun ini di butuhkan anggaran Rp 12 milyar tahun 2020. Diantaranya adalah untuk tes, gaji, diklat dan TPK. Rinceg juga mengatakan bagi masyarakat Karangasem yang ingin melamar jadi CPNS, bisa melamar diluar Karangasem. Sebab lowongan tersebut bersifat nasional. Pihaknya juga mengakui jika kabupetan kota di Bali yang melaksanakan Pilkada kebanyakan tidak mencari. (ani/ger)

Exit mobile version