KARANGASEM, Balifactualnews.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, mencatat, ada dua orang warga Karangasem terpapar virus Covid-19 sepanjang bulan Desember ini. Kasus tersebut termasuk baru, mengingat sepanjang dua tahun terakhir warga yang terpapar Covid19 sudah melandai.
Kepala Dinas Kesehatan Karangasem, dr I Gusti Bagus Putra Pertama, mengatakan, temuan dua warga Karangasem yang positif terpapar Covid-19, berpotensi mengalami penambahan, karena warga Karangasem yang sudah mendapatkan vaksin dosis lengkap baru 80 persen saja. Artinya 20 persen warga yang belum mendapatkan vaksin dosis lengkap.
“Saat ini kasus Covid19 di Indonesia terkonfirmasi mengalami lonjakan. Warga yang belum mendapatkan vaksin dosis lengkap berpotensi tidak boleh abai karena berpotensi akan terpapar apalagi terdapat komorbid atau penyakit penyerta,” terang Putra Pertama, dikonfirmasi, Selasa (12/12).
Meski warga yang terpapar mengalami lonjakan, pelayanan kesehatan di karangasem belum menerapkan rapid atau PCR seperti sebelumnya. Dinas Kesehatan lebih memilih penerapan protokol kesehatan. Hanya saja jika memang terdapat kasus yang dicurigai Covid-19, akan langsung dilakukan laboratorium, jika terdapat kasus terkonfirmasi maka akan dilaksanakan standar isolasi penanganan untuk mencegah penyebaran termasuk tracing kontak erat.
Terhadap lonjakan kasus Covid-19 itu, kata Putra Pertama, Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Bali juga telah mengeluarkan surat edaran untuk mengantisipasi lonjakan kasus covid -19.
“Surat edaran ini sudah kami teruskan ke fasilitas pelayanan kesehatan baik RS maupun Puskesmas yang untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan kasus covid19, ” ujarnya.
Adanya temuan kasus Covid19 di wilayahnya, Dinas Kesehatan juga sudah melakukan tracing. Ini dilakukan untuk mencegah penyebaran. Selain itu sejak kasus Covid muncul pada Desember ini, fasilitas pelayanan kesehatan juga diinstruksikan untuk menjaga dan mentaati protokol kesehatan seperti memakai masker dan rajin mencuci tangan serta warga masyarakat wajib memakai masker ketika datang ke fasilitas kesehatan, sedangkan untuk ditempat umum sejauh ini belum diwajibkan, namun akan lebih baik jika memakai masker.
“Ketersediaan vaksin Covid-19 kosong, saat ini kami masih berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi Bali untuk mendapatkan pasokan vaksinasi Covid-19,” tandasnya. (tio/bfn)
