I Made Revano Seindra Oktara korban gigitan anjing peliharaannya yang positif rabies
KARANGASEM—Kasus gigitan anjing rabies di Karangasem mengganas. Kasus teranyar terjadi di Lingkungan Susuan, Kelurahan/Kecamatan/Kabupaten Karangasem.
Satu keluarga yang kena gigitan “Si Gukguk”, yakni Ni Putu Desi Kumara Dewi bersama dua putra putrinya, Ni Putu Revana Lingga Aprila dan Made Revano Siendra Oktara.
Anjing yang menggigit bukan anjing liar, tapi anjing peliharaan. Dari pemeriksaan Tim Medis RSUD Karangasem, ketiganya dinyatakan positif rabies.
“Anjingnya sudah sudah mati di eliminasi petugas,” kata Ni Putu Desi Kumara Dewi.
Wanita yang bekerja di kantor Bappeda Karangasem itu, menuturkan, dia digigit saat sedang memandikan anjing peliharaanya, sedangkan kedua anaknya di gigit saat sedang bermain-main.
“Saya jempol tangan kanan yang di gigit. Kalau kedua anak saya betis dan pahanya yang digigit,” jelas Kumara Dewi.
Bersyukur gigitan anjing piaraan penyebar virus rabies itu tidak membahayakan, ketiga korban selamat dan sekarang sudah kembali bisa bekerja seperti semula.
Sebelumnya Kabit Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Karangasem, drh. I Made Ari Susanta, mengatakan, sebelas anjing positif rabies tersebut sudah dieliminasi oleh petugas, termasuk dua anjing peliharaan milik Kumara Dewi.
“Anjing-anjing itu sudah kita eliminasi,” katanya
Terkait tingginya kasus gigitan anjing rabies itu, Ari Susanta mengaku sudah sudah berupaya melakukan penanggulangan, agar kasus penyebaran rabies tidak terus berkembang. Caranya, edukasi atau sosialisasi ke masyarakat tentang bahaya rabies, dan tata cara menghindari agar anjing tidak menyebarkan rabies juga sudah dilakukan. (koh)
KARANGASEM, Balifactualnews.com – Pemerintah Kabupaten Karangasem terus memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi utama ekonomi daerah. Melalui Dinas Pertanian,…