Ditemukan Tetangga Sudah Kejang, Nenek Surung Gantung Diri di Kusen Kamar Mandi

* Korban Sempat Diberi Bantuan Nafas Lewat Mulut

Petugas Polsek Selat dan Puskesmas Selat saat memeriksa kondisi  Ni Ketut Surung

KARANGASEM, Balifactualnews.com—Depresi karena menderita sakit asam urat akut membuat Ni Ketut Surung (71), mengakhiri hidupnya dengan jalan pintas.  Nenek asal asal Banjar Dinas Abian Tiying, Desa Amerta Bhuana, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem,  berbuat nekat menggantung dirinya di kusen kamar mandi  rumahnya, Senin 5 Oktober 2021.

Ulah nekat nenek Surung pertama kali diketahui  dua orang tetangga rumahnya, yakni  Ni Komang Manis dan I Wayan Suweca, pagi sekitar pukul 09.00 Wita . Mendapati tetangganya tergantung pasangan suami istri ini kaget. Ditengah kepanikannya  pasutri ini langsung menemui korban dengan maksud menurunkan tubuh korban dari tiang gantungan.

“Saat  mau diturunkan korban terlihat masih kejang-kejang dalam gantungan. Saya bersama istri menurunkan dan memberikan bantuan nafas buatan, namun korban tetap tidak sadar,” ucap saksi Suweca  menerangkan kejadian itu kepada Kepala Wilayah   Banjar Dinas Abian Tiying, I Komang Tinggal.

Mendapat pemberitahuan dari warganya,  Tinggal lantas melaporkan kejadian itu ke Polsek Selat. Tak berselang lama dari laporan itu, petugas Polsek Selat bersama dr Bintang dari Puskemas Selat langsung mendatangi rumah korban untuk melakukan olah TKP.

Kapolsek Selat AKP Bambang Heriyanto, seijin Kapolres AKBP Ricko AA Taruna, dikonfirmasi, Selasa 5 Oktober 2021, membenarkan kejadian itu. Dikatakan, dari olah TKP yang dilakukan, diketahui nenek Surung gantung diri di kusen kamar mandi rumahnya  berpakaian lengkap, menggunakan tali plastik  warna biru panjang 80 cm diameter 50 mm.

Kapolsek Bambang, mengatakan, informasi yang didapatkan dari pihak keluarga, penyebab korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, diduga akibat depresi  setelah penyakit asam urat akut  yang dideritanya tidak kunjung sembuh.

“Hasil pemeriksaan medis, korban dinyatakan meninggal dunia murni karena gantung diri dengan ciri-ciri keluar cairan dari dubur serta kemaluan dan adanya tanda jeratan tali di Leher, serta  tidak ditemukan adanya tanda tanda  kekerasan,” pungkas AKP Bambang. (ger/bfn)

Exit mobile version