KARANGASEM, Balifactualnews.com–Kebakaran hebat menimpa Villa Padangbai Beach Inn dan Kerti Beach Bungalow serta restoran Padangbai Billabong di Desa Padangbai, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Minggu (21/7/2024), membuat wisatawan yang menginap di dua villa tersebut panik.
Bukan hanya itu, evakuasi wisatawan juga berlangsung sangat dramatis. Bahkan untuk menyelamatkan diri, beberapa wisatawan yang menginap di lantai Villa Padangbai Beach Inn berusaha keluar dengan menuruni tiang listrik yang posisinya mepet dengan bangunan villa yang terbakar.
BACA JUGA: Dua Villa dan Satu Restoran Terbakar di Padangbai
Komang Budiarta, seorang warga Padangbai yang kebetulan rumahnya dekat villa yang terbakar, menuturkan, dua villa yang terbakar itu merupakan satu keluarga termasuk anaknya. Bahkan anak, menantu, cucu dan besannya korban saat kebakaran tersebut terjadi berada di dalam villa.
“Saya dapat telepon dari anak saya jika vila terbakar dan langsung bergegas menuju ke lokasi untuk membantu menyelamatkan tamu dan barang-barang berharga lainnya. Kebetulan anak saya dan keluarganya tidur di lantai satu,” kata Budiarta, ditemui di lokasi villa yang terbakar Senin (22/7/2024).
Wisatawan yang tidur di lantai satu lainnya sudah langsung diselamatkan. Namun untuk wisatawan yang tidur di lantai dua terpaksa harus menyelamatkan diri melalui tiang listrik PLN yang berada di samping bangunan villa.
“Kalau lewat tangga sudah tidak memungkinkan, karena api sudah berkobar cukup besar. Jadi saya dan warga yang lain membantu wisatawan untuk turun lewat tiang listrik,” ujar Budiarta.
Kebakaran hebat yang menimpa dua villa dan satu restoran tersebut tak hanya membuat panik wisatawan yang menginap disana. Kepanikan juga dialami warga yang tinggal dekat villa. Mereka beramai-ramai menyelamatkan diri sekaligus menyelamatkan barang berharga miliknya. Mereka khawatir api melalap tempat tinggalnya karena api berkobar cukup besar.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Sebanyak 19 wisatawan asing (termasuk keluarga) yang menginap di villa itu semuanya berhasil menyelamatkan diri.
“Saat ini anak, menantu, cucu dan besan saya untuk sementara tinggal di rumah. Sedangkan wisatawan yang sebelumnya menginap di villa sudah dievakuasi ke villa yang lain,” tutur Budiarta. (tio/bfn)
