Gelar ‘Kenduri’ BNPT : Pentingnya Pengawasan Anak dan Perempuan dari Paparan Radikalisme

gelar-kenduri-bnpt-pentingnya-pengawasan-anak-dan-perempuan-dari-paparan-radikalisme
Forum Koordinasi Penanggulangan Terorisme (FKPT) Bali menggelar acara 'KENDURI' (Kenali dan Peduli Lingkungan Sendiri) Desa Damai yang dilaksanakan di Banjar Dinas Jangu, Desa Duda, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, Kamis (16/11/2023).
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Forum Koordinasi Penanggulangan Terorisme (FKPT) Bali menggelar acara ‘KENDURI’ (Kenali dan Peduli Lingkungan Sendiri) Desa Damai yang dilaksanakan di Banjar Dinas Jangu, Desa Duda, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, Kamis (16/11/2023).

Dalam data Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), kata Sub Koordinator Bina Masyarakat, BNPT Ajeng Asih Rianasar, bahwa anak-anak dan juga perempuan lebih rentan terpapar paham radikalisme dan terorisme dibandingkan laki-laki, karena di usia tersebut mental mereka masih belum stabil dan mereka sedang mencari jati diri.

“Jadi dalam kondisi anak anak yang masih labil, sangat mudah dipengaruhi paham radikalisme dan terorisme, terlebih anak-anak yang berasal dari mantan anggota terorisme, akan sangat mudah untuk terpengaruh jika tidak mendapat pendampingan yang intensif dari semua pihak baik keluarga maupun masyarakat sekitar,” kata Ajeng.

Sementara untuk perempuan lanjutnya, biasanya mudah percaya apabila mereka ikut kelompok-kelompok tertentu seperti JAD atau ISIS. Para perempuan dicuci otaknya agar mau melakukan aksi terorisme dan menganggap itu adalah kebenaran.

“Sebenarnya mereka hanya korban oleh kelompok radikal. Para perempuan itu hanya dimanfaatkan saja untuk melakukan aksi terorisme. Sebagaimana yang terjadi belakangan ini, dimana cukup banyak aksi terorisme yang melibatkan perempuan,” lanjut Ajeng.

Untuk itu sangatlah penting peran serta orang tua, sekolah, lingkungan dan masyarakat dalam upaya melakukan pengawasan untuk meminimalisir dan mencegah pengaruh pengaruh kelompok – kelompok radikal, terlebih mereka yang dari segi ekonomi dan pendidikan yang kurang.

“Kami sejak dulu rutin melakukan aksi sosialisasi seperti saat ini dengan menyasar sekolah, generasi muda dan juga masyarakat secara umum ke masing-masing desa. Saya harap dengan kegiatan seperti ini dapat melakukan pencegahan sedini mungkin terhadap bahaya radikalisme dan terorisme,” imbuhnya.

Namun pihaknya juga mengakui, saat ini di Indonesia sudah mengalami penurunan terhadap kelompok-kelompok radikalisme dan terorisme, meskipun demikian pihak BNPT akan terus melakukan upaya pencegahan.

Sementara itu apresiasi disampaikan Kepala Dinas Sosial, P3A dan KB, I Wayan Daging yang hadir dalam acara tersebut. Pihaknya berharap BNPT secara berkesimbungan memberikan sosialisasi  dengan menyasar wilayah-wilayah lain yang ada di Kabupaten Karangasem.

“Kami sangat mengapresiasi acara ini, sehingga anak-anak, generasi muda dan perempuan tidak mudah terjerumus paham radikalisme dan terorisme,” ungkap Daging. (sj/ger/bfn)