BNN Karangasem Gelar Donor Darah Peringati HANI 2026, Kumpulkan 55 Kantong Darah

bnn-karangasem-gelar-donor-darah-peringati-hani-2026-kumpulkan-55-kantong-darah
Memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karangasem menggelar aksi sosial donor darah, Rabu (24/6/2026).

KARANGASEM, Balifactualnews.com –  Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karangasem menggelar aksi sosial donor darah di Kantor BNNK Karangasem, Jalan Untung Surapati No. 2 Amlapura, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Aksi Nyata Selamatkan Sesama” serta slogan “Setetes Darah Anda, Sejuta Harapan Bagi Mereka yang Membutuhkan” tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Karangasem.

Pelaksanaan donor darah ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dengan melibatkan BNN RI, BNN Provinsi, hingga seluruh BNN Kabupaten/Kota. Secara nasional, kegiatan ini menargetkan partisipasi sedikitnya 1.000 pendonor.

Kepala BNN Kabupaten Karangasem, Alvin Andrew Dias, SH, mengatakan kegiatan donor darah tidak hanya bertujuan membantu memenuhi kebutuhan stok darah nasional, tetapi juga sebagai bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus sarana edukasi kepada masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkotika.

“Semoga kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba,” ujar Alvin dalam sambutannya.

Menurutnya, donor darah merupakan salah satu bentuk kontribusi langsung kepada masyarakat. Setiap kantong darah yang terkumpul berpotensi menyelamatkan nyawa mereka yang sedang membutuhkan bantuan medis.

“Darah yang kita sumbangkan hari ini akan menjadi penyelamat bagi mereka yang membutuhkan. Karena itu, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi, serta kepada PMI dan semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” katanya.

Kegiatan sosial tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pemerintah Kabupaten Karangasem, Polres Karangasem, Kodim 1623/Karangasem, Balai Pemasyarakatan (Bapas), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), Kementerian Agama, KPPN Karangasem, Pos Bakamla Karangasem, relawan P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika), hingga masyarakat umum.

Melalui kegiatan ini, BNNK Karangasem berharap dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, instansi terkait, dan masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. Selain itu, kegiatan donor darah juga menjadi media sosialisasi program P4GN guna meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap ancaman narkoba yang dapat merusak masa depan generasi bangsa.

Dari total 70 orang yang mendaftarkan diri sebagai pendonor, sebanyak 55 orang berhasil mendonorkan darahnya. Adapun rincian kantong darah yang terkumpul terdiri atas golongan darah A sebanyak 10 kantong, golongan darah B sebanyak 15 kantong, golongan darah O sebanyak 28 kantong, dan golongan darah AB sebanyak 2 kantong.

Alvin menambahkan, semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan sosial seperti ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba.

“Marilah kita bersama-sama terus berupaya mewujudkan masyarakat yang sejahtera, sehat, dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika,” tegasnya.

Hari Anti Narkotika Internasional yang diperingati setiap tanggal 26 Juni merupakan momentum refleksi global terhadap bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan, keselamatan, serta masa depan masyarakat, khususnya generasi muda.

Sejalan dengan tema HANI 2026, “Membangun Generasi Sehat, Cerdas dan Kuat Melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas 2045,” peringatan tahun ini menjadi ajang memperkuat komitmen bersama dalam melindungi anak dan remaja dari ancaman narkotika melalui langkah pencegahan, edukasi, rehabilitasi, serta penguatan ketahanan keluarga dan masyarakat.

Melalui peringatan HANI 2026, seluruh elemen bangsa diharapkan semakin peduli dan aktif berkolaborasi dalam mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba) demi menyongsong Indonesia Emas 2045 yang didukung oleh generasi sehat, cerdas, kuat, dan berkarakter. (ger/bfn)