Genangan Banjir di Tengading Belum Surut, BPBD Karangasem Berjibaku Gencarkan Pemompaan

genangan-banjir-di-tengading-belum-surut-bpbd-karangasem-berjibaku-gencarkan-pemompaan
Petugas BPBD Karangasem saat melakukan penyedotan genangan air di Banjar Dinas Tengading, Desa Antiga, Kecamatan Manggis, Selasa (30/9).

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Warga Banjar Dinas Tengading, Desa Antiga, Kecamatan Manggis, hingga kini masih harus bergulat dengan genangan banjir yang belum sepenuhnya surut. Data terbaru dari BPBD Karangasem mencatat, ketinggian air masih berkisar 5–10 cm dan merendam setidaknya 35 rumah warga.

Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa, menjelaskan pihaknya terus melakukan upaya penanganan agar air cepat surut. “Kami mengerahkan dua unit pompa untuk menyedot genangan air yang masuk ke permukiman. Penyedotan dilakukan dari pagi hingga sore,” terangnya, Selasa (30/9).

Tak hanya itu, BPBD bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida juga melakukan normalisasi aliran sungai. Alat berat dikerahkan untuk menutup parit yang menjadi jalur masuk air ke pemukiman. “Langkah ini penting agar aliran air bisa dihentikan,” tambah Arimbawa.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Karangasem, I Nyoman Soko Wijaya, mengungkapkan bahwa banjir di Tengading terjadi sejak 9 September 2025 lalu. Saat itu, luapan Tukad Betel merendam kawasan tersebut dengan ketinggian air lebih dari 150 cm, tiga kali lipat dibandingkan banjir tahun sebelumnya. “Penyebab utamanya adalah tanggul bronjong yang jebol, sehingga air sungai masuk ke permukiman dan kebun warga,” jelasnya.

Berbagai langkah darurat telah dilakukan, mulai dari pemompaan air, penyaluran bantuan sembako, hingga pendirian pos kesehatan. Namun upaya tersebut sempat terkendala karena banjir juga melanda wilayah lain di Bali, sehingga peralatan terbatas. Kondisi semakin sulit ketika pada 18 September 2025 kembali terjadi hujan deras yang memperlambat surutnya air.

“Sekarang air masih sekitar 30 cm di jalan desa dan cukup dalam di kebun warga. Kami bersama masyarakat terus berusaha membuat tanggul darurat dan melakukan pemompaan. Semoga cuaca segera bersahabat agar genangan cepat kering,” ujarnya.

BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat cuaca yang masih tidak menentu dan potensi banjir susulan masih bisa terjadi. Dukungan dari TNI/Polri, PMI, relawan, hingga pemerintah daerah disebut sangat membantu dalam upaya penanganan banjir yang berlarut ini. (tio/bfn)