DENPASAR, Balifactualnews.com – Pelatih Bali United Stefano “Teco” Cugurra menilai jika kompetisi sepak bola di Indonesia masih kurang gelaranna dalam satu musim. Pasalnya kompetisi dalam sepak bola berpengaruh terhadap jam terbang pemain, apalagi pemain lokal harus bersaing tempat dengan pemain-pemain asing.
Penilaian itu diharapkannya bisa menjadi bagi PSSI agar tidak hanya fokus menggelar Liga 1 saja namun juga turnamen-turnamen lainnya. Semua itu tepat karena musim depan dengan regulasi komposisi baru pemain asing 5+1, yang berbeda darisebelumnya hanya 3+1. Dengan demikian persaingan untuk mendapatkan tempat utama dan jam terbang lebih tinggi. “Saya rasa dari tahun ke tahun sebelumnya, Indonesia masih kurang kompetisi yang digulirkan,” saran Teco, Kamis (11/5/2023).
Diakui pelatih asal Brazil itu, di negara-negara lain yang maju sepak bolanya, minimal ada 3 kompetisi yang terlaksana dalam satu musim. Contohnya di Spanyol ada Copa Del Rey, di Inggris ada Piala FA, di Italia ada Coppa Italia. “ Sangat bagus memang dengan adanya turnamen Piala Presiden, Liga 1 sama Piala Indonesia karena banyak negara lain punya minimal 3 kompetisi yang dijalankan,” terang Teco.
“Pada Musim sebelum – sebelumnya, setiap klub di Liga 1 hanya menjalankan kompetisi Liga 1 dan Piala Presiden sebagai ajang pramusim awal musim. Saya ingin kedepannya adanya penambahan kompetisi seperti Piala Indonesia yang pernah dilaksanakan pada musim 2018/2019,” tambah Teco.
Dengan demikian para pemain lokal yang harus bersaing dengan tambahan kehadiran pemain asing memiliki opsi menit bermain lebih di lapangan. Tak hanya itu, bagi klub dan suporter memiliki kesempatan kebanggan lebih untuk meraih lebih banyak trofi juara kompetisi. “Lebih baik ada banyak pertandingan lebih buat ada kesempatan lebih untuk para pemain dan lebih baik ada banyak persaingan berebut juara,” tandas Teco. (ena/bfn)
