Irigasi Subak Penaban Rusak, Wabup Pandu Dorong Perbaikan untuk Jaga Produksi Pangan

irigasi-subak-penaban-rusak-wabup-pandu-dorong-perbaikan-untuk-jaga-produksi-pangan

KARANGASEM, Balifactualnews.com –  Air menjadi urat nadi pertanian. Karena itu, kerusakan jaringan irigasi yang mengairi lahan pertanian di Subak Penaban, Karangasem, mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten Karangasem.

Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa turun langsung melihat kondisi saluran irigasi tersebut, Selasa (25/8). Di sela kesibukannya, Wabup Pandu memastikan kondisi jaringan yang mengalami kerusakan itu mendapat penanganan.

Dalam peninjauan tersebut, Pandu meminta jajaran Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Karangasem tidak menunggu persoalan membesar. Kebutuhan dasar petani, mulai dari air, pupuk hingga ketersediaan traktor, menurutnya harus menjadi perhatian.

“Perbaikan irigasi merupakan salah satu upaya meningkatkan produksi menuju swasembada pangan. Sebagai negara agraris, sudah sepatutnya kita peduli dan melestarikan pertanian untuk masa depan anak cucu kita,” tegas Pandu.

Kerusakan jaringan irigasi Subak Penaban diketahui mencapai sekitar 249 meter. Kondisi tersebut dinilai perlu segera diperbaiki agar pasokan air ke lahan pertanian tetap terjaga.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Karangasem, I Putu Gede Suwata Berata, mengatakan Subak Penaban menjadi salah satu titik yang masuk dalam rencana pengusulan bantuan perbaikan jaringan irigasi.

Perbaikan tersebut akan diajukan melalui program PITER (Pemeliharaan Jaringan Irigasi Tersier) pada Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian, Kementerian Pertanian.

“Pada tahap ketiga pengusulan, terdapat 10 titik yang akan diajukan, dan Subak Penaban menjadi salah satunya. Untuk Subak Penaban, jaringan irigasi yang akan diperbaiki memiliki panjang sekitar 249 meter, dengan nilai bantuan sekitar Rp100 juta,” ungkap Suwata.

Menariknya, pengerjaan perbaikan nantinya dilakukan secara swakelola oleh anggota subak. Pola tersebut diharapkan membuat petani terlibat langsung dalam proses perbaikan sekaligus menjaga keberlanjutan jaringan irigasi setelah diperbaiki.

Dinas Pertanian Karangasem menargetkan bantuan tersebut dapat direalisasikan paling lambat awal September. Jika terealisasi sesuai rencana, perbaikan saluran dapat segera dikerjakan sehingga distribusi air ke lahan pertanian Subak Penaban menjadi lebih optimal.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di Karangasem. (tio/bfn)

Exit mobile version