Jelang Perekrutan PPPK, Sekda Buleleng Ingatkan Non ASN Tidak Melakukan Pelanggaran

jelang-perekrutan-pppk-sekda-buleleng-ingatkan-non-asn-tidak-melakukan-pelanggaran
Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng Gede Suyasa saat memimpin Apel Kerja Awal Bulan yang diikuti oleh ASN maupun non ASN lingkup Sekretariat Daerah (Setda) Buleleng di Parkir Timur Kantor Bupati Buleleng, pada Senin (6/5/2024).
banner 120x600

BULELENG, Balifactualnews.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng Gede Suyasa mengingatkan kepada seluruh tenaga non Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk lebih disiplin dan tidak melakukan pelanggaran. Terlebih menjelang perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bagi tenaga Non ASN tersebut.

Hal itu disampaikannya saat memimpin Apel Kerja Awal Bulan yang diikuti oleh ASN maupun non ASN lingkup Sekretariat Daerah (Setda) Buleleng di Parkir Timur Kantor Bupati Buleleng, pada Senin (6/5/2024).

Suyasa menjelaskan tinggal selangkah lagi para tenaga non ASN akan menjadi ASN. Terkait itu, para tenaga non ASN harus mempersiapkan diri dan tentunya menjaga diri. Mengendalikan diri untuk tidak melakukan pelanggaran apapun. “Saya minta kepada seluruh tenaga non ASN untuk lebih disiplin dan tidak melakukan pelanggaran. Apalagi menjelang penerimaan PPPK yang sudah di depan mata,” jelasnya.

Mantan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng ini juga menekankan pentingnya peningkatan disiplin dari para ASN maupun non ASN. Apalagi tenaga non ASN yang akan direkrut menjadi PPPK. Budaya, etos, dan disiplin kerja harus ditingkatkan. Status non ASN agar lebih jelas sudah diperjuangkan. Oleh karena itu, para tenaga non ASN ini juga harus membuktikan bahwa mereka layak untuk diperjuangkan. “Semuanya sudah diperjuangkan. Saatnya bapak dan ibu non ASN yang harus membuktikan bahwa bapak dan ibu layak untuk diperjuangkan. Sekali lagi persiapkan diri dengan baik. Jaga diri dan tidak melakukan pelanggaran,” ujar Suyasa.

Suyasa pun mengungkapkan selain persiapan diri dan disiplin, netralitas dari para pegawai juga harus tetap dijaga. Baik itu untuk ASN maupun non ASN. Hal ini juga menjadi penting mengingat tahun ini merupakan tahun politik. Khususnya menjelang perhelatan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Serentak tahun 2024. “Kita semua harus menjaga netralitas. Tidak melakukan aktivitas-aktivitas yang mengarah kepada dukungan kepada salah satu pasangan calon secara terbuka,” ungkapnya.

Terakhir, pejabat asal Desa Tejakula ini menambahkan kepada para non ASN untuk tidak mengharapkan bantuan dari siapapun agar lulus PPPK. Tetap andalkan diri sendiri dan persiapkan diri secara matang. Termasuk tidak mencari informasi di media sosial yang dapat menyesatkan para tenaga non ASN. “Carilah informasi kepada pihak yang terkait atau berwenang. Jikapun di media sosial, carilah informasi di akun-akun resmi milik pemerintah agar tidak menjadi korban hoaks,” imbuh Suyasa. (tya/bfn)