Kapolres Karangsem, AKBP Ni Nyoman Suartini SIK, MM.Tr
KARANGASEM, Balifactualnews.com—Kapolres Karangasem AKBP Ni Nyoman Suartini SIK, MM.Tr, mengimbau masyarakat Karangasem untuk bersama-sama mengawasi praktek money politik (politik uang) dalam Pilkada Karangasem 9 Desember 2020 mendatang.
Imbauan sekaligus ajakan itu disampaikan Kapolres pada setiap kesempatan mensosialisasikan Pilkada damai, tanpa hoax, aman, sukses dan lancar dengan tetap menjalankan protokol kesehatan kepada masyarakat. Bukan hanya itu, imbau menolak politik uang juga disampaikan perwira asal Desa Lembeng, Kecamatan Sukawati, Gianyar ini, saat menggelar penandatanganan pakta integritas kedua pasangan calon bupati/calon wakil bupati Karangasem, I Gede Dana -I Wayan Artha Dipa (Dana-Dipa) bersama I Gusti Ayu Mas Sumatri-I Made Sukerana (Massker) di Mapolres Karangasem beberapa waktu lalu.
“Masalah adanya pelanggaran Pilkada termasuk praktik money politik kita sudah ada tim penegakan hukum terpadu. Selain Polri dan Kejaksaan juga ada Bawaslu. Intinya kita tidak main-main, bila ditemukan ada praktik money politik dalam Pilkada nanti, gakkumdu langsung akan menindaknya,”ucap Kapolres saat dikonfirmasi melalui chat WhatsApp, Jumat (16/10/20).
Mencegah terjadinya praktik money politik tersebut, kata Kapolres, pihaknya juga semakin gencar melakukan safari Kantibmas ke desa-desa dan kecamatan. Dalam safari tersebut, pihaknya lebih menekankan agar di tengah pandemi Covid-19, masyarakat harus semakin disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan sesuai yang dianjurkan pemerintah.
“Kita terus kampanyekan Pilkada damai, anti hoax, melawan money politik, kepada masyarakat dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada,” tukasnya.
Gencarnya kampanye tolak politik uang tidak saja dikumandangkan institusi Polri. Kejari Karangasem dan Bawaslu yang menjadi tim Gakkumdu dalam penanganan pelanggaran Pilkada, juga dengan lantang menyuarakan akan menindak tegas pelaku money politik tersebut. Ada dugaan praktik money politik dalam Pilkada Karangasem bergerak kencang. Karena itu, masyarakat diminta ikut ambil peran dalam melakukan pengawasan. (ger/son/bfn)













