Utama  

Kebakaran di Pagi Buta Pura Desa Muntig, Hanguskan 5 Jempana

Foto : Tim BFN/Theyalit (BPBD dan Damkar Karangasem beserta Damkar Pos Abang serta Pos Karangsokong bahu membahu untuk memadamkan api di bantu masyarakat setempat).

KARANGASEM, Balifactualnews.com Adanya informasi kebakaran pada sebuah Pura di desa Pakraman Muntig Banjar Dinas Muntig, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu pada, Selasa (15/10/19) pagi, yang diterima pertama kali oleh Pos Damkar yang kemudian di teruskan ke Rupusdalops PB BPBD Karangasem, tim reaksi cepat BPBD dan Damkar Karangasem pun langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Menurut keterangan Jero Bendesa Muntig Jero Made Puspa, Pagi buta sekitar 04.00 Wita, Nyoman Bendesa dan warga setempat dikejutkan dengan api besar yang sudah melalap bangunan-bangunan di Pura Desa itu, tanpa berpikir panjang Nyoman pun langsung melaporkannya kejadian itu kepada dirinya dan memohon bantuan ke warga yang lain untuk menghubungi mobil pemadam kebakaran.



“Ya benar, ada warga kami yang melaporkan kejadian kebakaran itu kepada saya dan kami segera meminta bantuan kepada warga lain untuk melakukan pemadaman manual dan juga menghubungi mobil pemadam,” ujar Jero Made Puspa.



Selama 3 jam lebih tim reaksi cepat BPBD dan Damkar Karangasem dan Damkar Pos Abang serta Pos Karangsokong beserta masyarakat setempat bahu membahu untuk memadamkan api yang sudah besar. Mayoritas pelinggih pura yang beratapkan ijuk sempat menyulitkan tim dalam menjinakkan si jago merah itu, namun pada akhirnya kobaran api pun berhasil dipadamkan.

Dalam kejadian kebakaran tersebut, bangunan pelinggih yang terbakar diantaranya Bangunan Bale Agung ukuran 24×3 meter, Bangunan Panggungan ukuran 18×6 meter, Bangunan Bale Pegat ukuran 12×12 meter, Joli/Jempana sebanyak 5 unit dan Wastra/Pengangge. Kerugian material diperkirakan mencapai 2,5 Milyar.



Sementara itu pengamanan dilokasi kebakaran juga di bantu dari Polsek Kubu. Sedangkan Camat Kubu selaku pemangku kewilayahan juga hadir ke lokasi untuk memantau dan berkoordinasi dengan prajuru desa setempat mengenai langkah – langkah yang akan diambil selanjutnya setelah insiden ini. (ger)

Exit mobile version