Kemendikbud dan Gandarrana Gelar Pameran Pop Up & Photography


BULELENG – Dalam rangka menyambut HUT ke-74 Kemerdekaan RI, Galeri Foto Jurnalistik Antara (GFJA) bekerja sama dengan Direktorat Sejarah Kemendikbud dan Gandarrana mempersembahkan pameran Pop Up & Photography “ART & DIPLOMACY” 1945-1950, yang menampilkan foto, poster, buku, surat kabar, majalah, memorabilia, komik, mural, musik dan film.

Semestinya pameran ini hanya di selenggarakan di Indonesia dan di Belanda. Namun karena berbagai masalah di daerah, pihak Antara membuat sub penyelenggara yang bernama Gandarrana yang menyelenggarakan pameran di daerah-daerah. Dan hanya Bali yang mendapat 2 lokasi yaitu di Denpasar dan di Singaraja.



Di Singaraja, pameran ini digelar di Komunitas Mahima, Jalan Pantai Indah 3 Singaraja yang berlangsung dari, tanggal (21/8/19) hingga (19/9/19) nanti. Pameran foto dibuka oleh Bapak Hardiman Adi Winata Dosen Fakultas Seni Rupa Undiksha, didampingi pembina Komunitas Mahima Made Adnyana ole.

Di Bali pameran ini hanya digelar di Denpasar dan Singaraja. Kenapa memilih Singaraja sebagai tempat ke dua, wakil dari Rumah Kelima Production House yang membawa pameran foto ini ke Komunitas Mahima Singaraja, Syafiudin Vifick mengatakan Singaraja punya sejarah yang kuat dengat kemerdekaan karena ibunda Bung Karno berasal dari Singaraja. Dan kenapa memilih komunitas sebagai tempat pameran, karena komunitas lebih aktif dibanding masyarakat umum.

“Kenapa Komunitas Mahima, karena di satu sisi pengelola komunitas mahima masih keturunan dari keluarga ibunda Bung Karno, dan Komunitas saya lihat lebih aktif dari masyarakat umum,” jelas vifick.



Made Adnyana Ole pengelola dan pembina Komunitas Mahima sangat mengapresiasi pameran foto ini, dan karena berlangsung kurang lebih sebulan pihaknya tentu akan menyelipkan acara-acara menarik untuk meramaikan pameran ini hingga berakhir.

“Tentu akan ada acara-acara lain untuk meramaikan pameran ini hingga berakhir nanti, seperti musikalisasi puisi, diskusi, dan acara lain yang tentunya menarik untuk disaksikan sambil melihat pameran foto ini,” kata Ole. (sri/ger)

Exit mobile version