Ketua Tim Penjaringan Demokrat Dukung Sikap Wirawan

ketua-tim-penjaringan-demokrat-dukung-sikap-wirawan
Wayan Supartha, Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Karangasem DPC Partai Demokrat Karangasem
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews–Sikap tegas Ketua DPC Partai Demokrat, I Komang Wirawan yang menolak  wacana calon diusung dalam Pilkada Karangasem oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus Nasdem yang dilinierkan dengan Pilgub Bali,  mendapat dukungan dari Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati DPC Partai Demokrat, I Wayan Supartha. 

Bahkan dukungan agar Pilkada Karangasem tidak dilinierkan dengan Pilgub Bali juga sangat kencang disuarakan Dewan Pimpinan Anak Cabang Partai Demokrat yang ada di gumi lahar itu. 

Menurut Suparta, DPC Partai Demokrat Karangasem, menolak kesepakatan KIM plus Nasdem Bali, yang akan mengusung calon  dalam Pilkada Karangasem linier dengan Pilgub Bali. Penolakkan dilakukan, karena partainya memiliki kader yang sangat potensial untuk diusung dalam suksesi kepemimpinan di Karangasem, 27 November mendatang

“Selain memiliki kader potensial seperti Pak Komang Wirawan, tokoh masyarakat yang  mendapatkan dukungan dari kalangan arus bawah  seperti Pak Pandu Prapanca Lagosa (Guru Pandu), juga sudah resmi mendaftarkan diri ke Partai Demokrat,” kata Sekretaris DPC Partai Demokrat Karangasem itu, Kamis (30/5/2024) .

Sekarang, lanjut Suparta, figur-figur  yang sudah mengembalikan formulir pendaftaran itu, berkasnya  sudah di proses di DPD Demokrat Bali dan segera diteruskan ke DPP  untuk mendapatkan rekomendasi. 

Sebelumnya Wirawan dengan lantang menyatakan, bahwa DPC Partai Demokrat Karangasem Demokrat tetap ngotot  maju dalam Pilkada nanti, karena  kursi  yang di torehkan di DPRD Karangasem pada Pileg April lalu, membuat dia semakin percaya diri untuk mengusung calon dalam Pilkada Karangasem dengan partai Nasdem sebagai bidikan koalisinya. 

“Kalau Pilgub Bali kami sepakat dengan KIM, tapi tidak untuk Pilkada Karangasem. Kami  tidak mau jadi penonton  karena partai kami sudah melakukan kandidasi untuk proses Pilkada nanti,” tegas Wirawan. 

Suksesi kepemimpinan tahun ini, kata Wirawan, merupakan momentum partainya untuk melangkah kedepan dalam menghadapi Pilkada Karangasem.  Itu sebabnya, dia mengaku tidak sepakat kalau Pilkada Karangasem dilinierkan dengan Pilgub Bali dalam balutan KIM plus Nasdem.

“Situasi politik di pusat berbeda lho dengan situasi politik di Bali. Khusus di Karangasem partai kami memiliki khans cukup kuat untuk itu,” jelas Wirawan. (tio/bfn)