KLUNGKUNG, Balifactualnews.com Walaupun pengerjaan perbaikan pipa Diameter 350 MM milik PDAM Tirta Mahottama yang ada di mata air di Rendang sempat molor perbaikannya karena sempat jebol kembali, namun sejak, Senin (11/11/19), air PDAM Klungkung sudah kembali normal walaupun belum maksimal.
Menyikapi seringnya pipa induk PDAM yang jebol, untuk itu Komisi 2 DPRD Klungkung yang dipimpin Ketua Komisinya Wayan Misna, Senin (11/11/19), langsung turun ke PDAM Klungkung untuk mendapatkan penjelasan langsung dari Dirut Nyoman Renin Suyasa terkait seringnya air PDAM macet alirannya dimasyarakat.
Pada kesempatan itu Dirut PDAM Klungkung Nyoman Renin Suyasa menyambut baik kedatangan Komisi 2 DPRD Klungkung, sehingga sesungguhnya apa yang menjadi keluhan masyarakat bisa menjadi perhatian dewan juga. Dirinya berharap, yang menjadi hambatan pelayanan PDAM yang terjadi sejak, Jumat (8/11/19) lalu, memang hanya yang rusak pipa induk PDAM diameter 350 MM di Rendang. Perbaikan yang dilakukan saat itu pengelasan agar penyambungan tiitik pipa induk kerusakan itu tidak terjadi lagi. Dia berharap untuk kedepan perbaikan Infrasruktur PDAM ini bisa mendapatkan dukungan pendanaan dari Dewan.
“Kedepan secara kointinyuitas diiinginkan adanya jenset yang harganya 800 juta,dan pendanaannya bisa dibantu Dewan. Sehingga jika terjadi pemadaman PLN kita PDAM bisa tetap beroperasi walaupun listrik mati. Disamping itu kita menjawab pertanyaan masyarakat kenapa harus tergantung dengan PLN semata, sehingga perlu ada pengganti jenset untuk aliran air bisa tetap normal. Kecuali motor rusak atau jaringan pipa induk yang terganggu harus perlu diganti,” Ujarnya.
Sementara itu Komisi 2 DPRD Klungkung dipimpin Ketuanya Wayan Misna serta anggottanya Wayan Suarta, Nengah Aty Priyadnya, ST, Drs. Nyoman Sukirta, setelah diterima di ruang kerja Dirut Nyoman Renin Suyasa, kemudian langsung diantar mengunjungi lokasi perbaikan pipa induk PDAM diameter 350 MM dikawasan mata air Rendang.
