KARANGASEM, Balifactualnews.com—Keinginan Bupati Karangasem, I Gede Dana, membangun pariwisata diwilayahnya bukan sekadar isapan jempol semata. Menggeliatnya tingkat kunjungan wisatawan ke kabupaten ujung timur Bali itu, menjadi penanda, bahwa Pariwisata layak di bangun dan dikembangkan di Karangasem.
Data yang dihimpun dari Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Karangasem, menyebutkan, sejak dua bulan terakhir, yakni Januari hingga Februari tahun ini, wisatawan yang berkunjung ke karangasem mencapai puluhan ribu orang belasan ribu orang. Selain ingin menikmati indahnya alam Karangasem, wisatawan yang berkunjung rata-rata ingin tahun peninggalan sejarah kerajaan dan budaya yang ada.
“Mulai menggeliat, mudah-mudahan trend peningkatan kunjungan wisatawan ini terus bisa terjaga,” kata Ana Christiana, Kabid Daya Tarik Destinasi dan Pemasaran Pariwisata, Disbudpar Karangasem, Rabu (1/3/2023).
Kunjungan wisatawan di Taman Tirtagangga, sejak Januari hingga Februari misalnya. Selama dua bulan itu, pihaknya mencatat wisatawan mancanegara yang berkunjung ke objek peninggalan sejarah raja Karangasem itu sebanyak 8.396 orang sedangkan wisatawan domestic domestik 4.312 orang.
Taman Soekasada, kata Ana Christiana, kunjungan wisman juga membaik, yakni 5.140 orang dan domestik 8.410. Begitu juga Tenganan Pegringsingan, kunjungan wisman di desa Bali Aga itu sebanyak 1.165 orang dan domestik 374 orang. Sementara kunjungan wisman ke Puri sebanyak 109 dan domestik 81
Dikatakan, dalam dua bulan terakhir, objek wisata gerbang sorga Pura Lempuyang, di Desa Tribuana, Kecamatan Abang, mencatatkan kunjungan wisatawan terbanyak. Bahkan kunjungan wisatawan mancanegara ke objek wisata eksotik mencapai 18.317 orang dan domestik 3.007. Sedangkan Lingkungan Pura Besakih, Besakih, Kecamatan Rendang untuk wisman 7.178 orang dan domestik 2.000 orang.
Ana Christiana, menjelaskan, secara keseluruhan kunjungan wisatawan ke Karangasem dari bulan Januari sampai Februari 2023, mencapai 86.872 orang. Rinciannya, sebanyak 50.049 orang wisatawan mancanegara dan sebanyak 36.832 orang wisatawan domestik.
“Melihat data yang ada, rata-rata wisatawan yang berkunjung ke sini (Karangasem) ingin menikmati peninggalan sejarah dan budaya yang ada. Ini juga yang membuat objek wisata yang menjadi peninggalan sejarah kerajaan Karangasem tetap menjadi menjadi tempat favorit,” jelas Ana Christiana, seraya menambahkan selain peninggalan sejarah, kunjungan ke wisata bahari, seperti Pantai Amed, Padangbai, Candi Dasa, hingga Tulamben, juga tinggi. (roh/tio/bfn)
