Kurangi Pengangguran, Perluas Jaringan Tenaga Kerja ke Luar Negeri

*Proyeksi Pemkab Karangasem di Tahun 2022

“Saat ini kita sedang memperluas jaringan tenaga kerja ke luar negeri. Kita sudah jalin kontak dengan beberapa agent resmi. Bahkan berberapa diantaranya sudah sempat beraudiensi dengan Pemerintah Karangasem”

(Bupati Karangasem/ I Gede Dana)

Bupati Karangasem I Gede Dana saat memimpin rapat rutin akhir tahun 2021 bersama pimpinan OPD

KARANGASEM, Balifactualnews.com—Angka pengangguran di Karangasem  tahun 2021 mencapai 2 persen.  Persentase tersebut dinilai sebagai tolok ukur tingginya usia produktif di  Gumi Tanah Aron belum memiliki pekerjaan.

Menyikapi kondisi itu, tahun 2022 Pemkab Karangasem berupaya membuat terobosan. Salah satunya, meperluas jaringan tenaga kerja ke luar negeri. Angka pengangguran masyarakat Karangasem yang masih tinggi, menjadi perhatian serius Bupati Gede Dana bersama Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa  dalam menjalankan pemerintahannya kedepan.

Refleksi akhir tahun 2021 terkait pembangunan yang dijalankan di Karangasem dalam rapat rutin bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Wantilan Kantor Bupati, Jumat (21/12/2021), Bupati  Gede Dana, sempat menyinggung mulai terbukanya peluang untuk bekerja di luar negeri khususnya pada sektor pertanian.

“Peluang ini harus kita manfaatkan dengan baik untuk meminimalisir angka pengangguran  yang terjadi saat ini,” ucap Gede Dana.

Tahun 2021, kata Bupati,  tercatat 700 orang usia produktif di Karangasem  bekerja  sebagai PMI.  Angka tersebut menunjukkan  minat  generasi muda Karangasem untuk bekerja ke luar negeri masih sangat tinggi. Selain Jepang dan Korea, negara belahan benoa Eropa,  juga  sangat membutuhkan tenaga kerja, khusnya yang bergerak di sektor pertanian.

“Saat ini kita sedang memperluas jaringan tenaga kerja ke luar negeri. Kita sudah jalin kontak dengan beberapa agent resmi. Bahkan berberapa diantaranya sudah sempat beraudiensi dengan Pemerintah Karangasem,” ungkap Gede Dana.

Meretas angka pengangguran yang ada saat ini, Gede Dana terus berupaya mengundang investor untuk berinvestasi di wilayahnya dengan berbagai kemudahan, namun tetap tunduk pada aturan yang ada.  Langkah ini dilakukan, sebagai upaya membuka lapangan kerja kepada masyarakat.

“Hadirnya investor Ceko untuk membangun resort di kawasan Desa Adat Bugbug, Kecamatan Karangasem,   kita harapkan bisa menjadi pemicu tumbuhnya investor untuk berinvestasi di Karangasem,” pungkas Gede Dana. (tio/bfn).

Exit mobile version