Lawan Arah di Jalan Besakih, Siswi 12 Tahun Terluka Parah

lawan-arah-di-jalan-besakih-siswi-12-tahun-terluka-parah
Akibat berkendara melawan arah seorang siswi nyaris meregang nyawa di Jalan Raya Beaakih, Desa/ Kecamatan Rendang, Karangasem, Selasa (11/2)

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Gunung Agung Besakih, KM 30–32, tepatnya di depan Lapangan Werdi Yowana, Banjar Dinas Singarata, Desa Rendang, Kecamatan Rendang, Rabu (11/2) sekitar pukul 11.55 Wita.

Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat DK 4307 TU dengan mobil Daihatsu Granmax DK 8915 PB. Akibat kejadian itu, seorang pelajar berusia 12 tahun mengalami patah tulang dan harus dirujuk ke RSUD Karangasem.

Korban diketahui bernama Ni Luh Aprilia Wulandari (12), pelajar asal Banjar Dinas Langsat, Desa Rendang. Saat kejadian, korban mengendarai Honda Beat dari arah selatan (Rendang) menuju utara (Menanga).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, setibanya di lokasi kejadian, korban diduga menyebrang dan melawan arah. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang Daihatsu Granmax yang dikemudikan I Kadek Arianto (33), warga Banjar Dinas Selulung, Desa Selulung, Kintamani, Bangli. Tabrakan pun tak terhindarkan. Titik benturan berada di sisi kiri kendaraan dari arah utara.

Kondisi jalan saat kejadian dilaporkan dalam keadaan baik, beraspal hotmix, lurus dan mendatar, dengan cuaca cerah serta pandangan tidak terhalang.

Akibat kecelakaan tersebut, Ni Luh Aprilia Wulandari mengalami patah tulang paha kiri, luka lecet di wajah, serta luka lecet pada jari kaki kanan. Korban sempat mendapat perawatan di Puskesmas I Rendang sebelum dirujuk ke RSUD Karangasem. Sementara pengemudi Granmax tidak mengalami luka.

Tidak ada korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp10 juta.
Kasat Lantas Polres Karangasem, AKP I Gusti Agung Putu Maha Putra, membenarkan kejadian tersebut.

“Kecelakaan terjadi karena sepeda motor diduga menyebrang dan melawan arah sehingga bertabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan. Saat ini kasus masih dalam proses penyidikan dan kami sudah melakukan olah TKP,” ujar Agung Maha.

Ia menambahkan, pihaknya telah menerima laporan, mendatangi tempat kejadian perkara, melakukan tindakan pertama di TKP, mencatat saksi-saksi, serta melakukan pengukuran dan penggambaran lokasi kecelakaan.

Kasat Lantas juga mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih memperhatikan keselamatan anak-anak saat berkendara di jalan raya.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas dan memastikan pengendara memenuhi syarat keselamatan. Kepatuhan di jalan adalah kunci mencegah kecelakaan,” tegasnya seraya menambahkan kasus laka lantas tersebut masih dalam penanganan Unit Laka Satlantas Polres Karangasem. (tio/bfn)