Libatkan 60 Club, PBVSI Karangasem Gelar Liga Bola Voli di Lima Kecamatan

I Wayan Suastika ST
I Wayan Suastika.

KARANGASEM, Balifactualnews.com—Pengurus Cabang Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (Pengcab PBVSI) Kabupaten Karangasem, menggelar turnamen liga bola voli secara serentak di lima Kecamatan, Minggu (1/5/2022).

Hajatan spektakuler yang mengambil tajuk liga pra Bupati Karangasem Cup 2022, itu berlangsung selama 25 hari,  melibatkan 60 club dari delapan Kecamatan  yang ada di gumi cadas Tanah Aron.

Ketua Pengcab PBVSI Karangasem, I Wayan Suastika, Sabtu (30/4/2022) mengatakan, liga  yang digelar serentak di lima kecamatan,merupakan ajang pemanasan  dalam turnamen Bupati Karangasem Cup 2022 yang digelar mulai 1 Juni 2022 mendatang.

“Liga bola voli di lima kecamatan ini untuk mencari 24 club yang siap ditampilkan dalam turnamen Bupati Karangasem Cup ini, serangkaian memperingati HUT Kota Amlapura ke-382 Juni mendatang,” ucap pria yang juga menjabat selaku Ketua DPRD Karangasem itu.

Pelaksanaan liga PBVSI Karangasem diawali dari Kecamatan Manggis, Minggu (1/5/2022) hari ini.  Sebanyak 8 club bola voli terlibat dalam turnamen yang dipusatkan di Desa Pesedahaan dan dibuka langsung Bupati Karangasem I Gede Dana.

Pelaksanaan liga bola voli digelar secara marathon. Sehari setelah liga dilaksanakan di Desa Pasedahan, Kecamatan Manggis, pada Senin (2/5/2022) giliran Kecamatan Kubu yang melaksanakan kegiatan tersebut dengan  melibatkan 18 club  bola voli yang ada disana.

Selanjutnya, Selasa (3/5/2022) Kecamatan Abang yang mengawali pelaksanaan liga bola voli pra  Bupati Karangsem Cup 2022 itu, melibatkan 10 club bola voli. Dari Kecamatan Abang, liga akan bergeser ke Kecamatan Selat, melibatkan 10 club bola voli dari tiga kecamatan, yakni Rendang, Selat dan Sidemen.

Terakhir, Kecamatan Karangasem yang menjadi pamungkas pelaksanaan liga bola voli yang akan dipusatkan di Desa Seraya Barat. Sebanyak 10 club dilibatkan dalam liga yang baru dimulai  Kamis (12/3/2022) mendatang.

“PBVSI bersiergi dengan para pemuda  desa (teruna-teruni) dan mayarakat dalam pelaksanaan liga ini. Selama kegiatan, panitia  tetap  menerapkan protokol kesehatan  dengan membatasi jumlah penonton  sesuai kapasitas yang sudah ditentukan. Ini dilakukan dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 yang saat ini  jumlah kasusnya sudah semakin melandai,” pungkas Suastika. (tio/bfn)

Exit mobile version