KARANGASEM, Balifactualnews.com – Wakil Bupati Karangasem Pandu Prapanca Lagosa menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan kekeluargaan dalam pasemetonan. Pesan itu disampaikan saat menghadiri Upacara Sapuh Leger massal Pasemetonan Sira Arya Gajah Para Bratara Sira Arya Getas di Griya Abyan Jro, Desa Ababi, Kecamatan Abang, Minggu (4/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Wabup yang akrab disapa Guru Pandu menyebut pelaksanaan Sapuh Leger massal bukan sekadar rangkaian upacara keagamaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat bakti dan kebersamaan antaranggota pasemetonan.
Menurutnya, semangat gotong royong dalam pelaksanaan upacara merupakan bagian dari upaya menjaga warisan leluhur agar tetap hidup dan diteruskan oleh generasi berikutnya.
“Upacara Sapuh Leger adalah suatu wujud kebersamaan keluarga besar pasemetonan. Apa yang diwariskan oleh leluhur hendaknya terus kita jaga, sehingga ke depan kekeluargaan selalu bersama, rumaket dalam pasemetonan,” ujar Pandu.
Sapuh Leger massal tersebut diikuti 69 peserta. Pelaksanaannya dimulai Minggu (4/10/2026) dan akan berlangsung hingga puncak upacara pada Tumpek Landep, Sabtu (10/10/2026).
Upacara akan dipuput oleh tiga orang sulinggih. Pandu juga mengapresiasi inisiatif pasemetonan yang menggelar upacara secara massal. Selain memperkuat rasa kebersamaan, pola tersebut turut membantu meringankan beban masyarakat dalam melaksanakan kewajiban yadnya.
Ketua Pasemetonan Sira Arya Gajah Para Bratara Sira Arya Getas Karangasem, I Ketut Udiana, mengatakan seluruh biaya pelaksanaan ditanggung secara gotong royong oleh pengurus pasemetonan bersama dukungan CSR sejumlah pengusaha.
“Kalau melaksanakan upacara sendiri, biaya pasti lumayan besar. Dengan upacara massal seperti ini, biaya bisa ditekan sehingga beban pasemetonan menjadi lebih ringan,” katanya.
Ketua Pasemetonan Sira Arya Gajah Para Bratara Sira Arya Getas, I Ketut Suadnyana, menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk gotong royong untuk membantu umat menjalankan upacara yadnya.
Ia berharap seluruh rangkaian upacara berjalan lancar serta mendapat restu dari leluhur dan Ida Sang Hyang Widhi Wasa.(tio/bfn)













