Maksa Nyalip di Jalan Menikung, Pengemudi Jazz Meninggal

maksa-nyalip-di-jalan-menikung-pengemudi-jazz-meninggal
Mobil Honda Jazz yang dikemudikan I Made Nido Linggi hancur setelah menabrak kendaraan truk dump pengangkut material galian C di jalan jurusan Rendang menuju Muncan, Selasa (11/2) sore
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Ceroboh dalam berkendaraan sering membawa petaka. Ini juga dialami I Made Nido Linggih (57). Warga Banjar Dinas Rendang Kelod, Desa Rendang, meninggal di Rumah Sakit Bali Medika, Klungkung, setelah mobil Honda Jazz DK 1858 QN yang dikemudikan menabrak kendaraan truk di jalan raya jurusan Rendang- Muncan, Selasa (11/6) sore.

Informasi yang dihimpun, Rabu (12/6), menyebutkan, kecelakaan maut itu terjadi berawal dari keteledoran I Made Nido saat mengemudikan mobil Jazz miliknya. Sore itu, Made Nido melaju dari arah selatan (Rendang) menuju arah utara (Muncan), tepatnya di jalan menurun (tanjakan) sebelum masuk rafting Telaga Waja.

Di jalan sempit nan menikung itu, Nido kurang kontrol dalam melajukan kendaraannya. Dia memaksa menyalip kendaraan yang ada di depannya. Petaka terjadi, saat menyalip mobil yang dikemudikan tiba-tiba oleng ke kanan dan menabrak kendaraan Truk Dump DK 8010 DA yang datang dari arah berlawanan. Kendaraan truk penuh muatan pasir itu dikemudikan I Wayan Jaga (49) asal Banjar Sekargula, Desa Mekarsari, Kecamatan Baturiti, Tabanan.

Kapolsek Rendang, Kompol I Made Suadnyana membenarkan laka lantas maut itu. Dia mengatakan, benturan keras membuat pengemudi kendaraan Honda Jazz mengalami luka serius pada bagian kepala dan kakinya. “Saat dievakuasi, korban dalam kondisi masih sadar. Tetapi karena kondisinya terus memburuk, korban akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Graha Bali Medika dan dinyatakan sudah meninggal dunia sebelum mendapatkan penanganan dari tim medis,” jelas Kampol Suadnyana.

Benturan keras juga membuat kendaran Honda Jazz milik Nido mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depannya dan mesin. Kerugian ditaksir mencapai Rp 20 juta. Sementara Truk Dump yang ditabrak hanya mengalami kerugian sebesar Rp 2.5 juta karena kerusakannya cukup ringan. Selain mengalami kerusakan pada pada lampu utama depan kanan, bumper mobil juga bengkok. (tio/bfn)