PASANG BADAN- Mantan Sekretaris BPMD Karangasem, I Nyoman Putra Suarjana (tengah) siap pasang badan untuk memenangkan Dana Dipa di Sidemen.
KARANGASEM, Balifactualnews.com—Menjelang 5 tahun kepemimpinan I Gusti Ayu Mas Sumatri menjadi Bupati Karangasem, mulai memunculkan sorotan miring dari beberapa pegawainya. Salah satunya I Nyoman Putra Suarjana.
Pria asal Sidemen yang sudah purna tugas sejak Rabu (28/10/20), mengaku tidak nyaman dengan sistem pemerintahan yang dijalankan Mas Sumatri selama 4,5 tahun terakhir. Menurutnya program Bupati yang sudah berjalan selama ini sangat tidak mewakili kepentingan masyarakat.
“Semua program yang dijalankan Bupati sangat mubazir, salah satunya genjek massal, dan penghargaan MURRI yang didapatkan. Program ini tidak mewakili kepentingan masyarakat dan bukan merupakan wujud keberhasilan pembangunan di Karangasem dalam 4,5 tahun terakhir,” ucap Putra Suarjana saat bertandang ke Posko REKASA (Relawan Karangasem Santhi) di Jalan Ahmad Yani, Amlapura, sore tadi.
Dihadapan para relawan tersebut, pria yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris BPMD Pemkab Karangasem itu, mengaku siap pasang badan untuk memenangkan calon bupati dan calon wakil bupati Karangasem nomor urut 1, I Gede Dana dan I Wayan Artha Dipa pada Pilkada 9 Desember mendatang. Selain Putra Suarjana, mantan Sekda Karangasem I Gede Adnya Mulyadi, juga dengan kencang menyuarakan dukungan kepada pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Hanura, serta di dukung PSI dan PKB itu.
Putra Suarjana merupakan daftar ASN yang sangat berprestasi saat bertugas di Pemkab Badung. Tapi ketika pindah ke Karagasem dia tidak bisa berbuat banyak, karena manajemen pemerintahan dijalankan Mas Sumatri, terkesan berfoya foya dan lebih mengejar rekor MURRI, ketimbang mengutamakan keberhasilan pembangunan di Karangasem.
“Saya tidak nyaman pindah tugas ke Karangasem, mekanisme pemerintahan yang amburadul membuat kami sebagai bawahan tidak bisa berbuat apa-apa. Saat ini saya siap pasang badan untuk kemenangan Dana Dipa di Sidemen untuk membangun perubahan menuju Karangasem Era Baru,”. (ger/son/bfn)
