DENPASAR, Balifactualnews.com Pihak Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Stikom Bali akhirnya akat bicara terkait kabar hoax atau informasi palsu terkait postingan di media sosial berjudul “Masyarakat Bali vs Stikom Bali Scorenya 4:0”, karena dapat memecah-belah kebersamaan, kerukunan dan kedamaian di Bali.
“Informasi bohong ditujukan kepada ITB Stikom Bali ini adalah isu lama yang didaur ulang, jadi secara tegas tidak ada relevansinya dengan kondisi kampusnya dewasa ini,” kata Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar-ITB Stikom Bali, Prof Dr I Made Bandem, di Denpasar, Selasa (3/12/12).
Secara tegas, pihaknya mengecam penyebaran kabar bohong itu dan pihaknya aman menempuh jalan hukum dalam kasus ini, mengingat informasi bohong ini disebarkan oleh pihak tak bertanggung jawab ke berbagai akun media sosial dan komunitas keagamaan.
Keempat informasi bohong itu, adanya mahasiswa Hindu yang hilang yang kemudian akhirnya ditemukan di Lombok sudah menjadi mualaf adalah mahasiswa Stikom Bali. Kemudian, sign board Bank Muamalaf mentereng dikabarkan memiliki kantor di dalam gedung Stikom Bali.
Informasi hoax selanjutnya, sepak terjang Direktur Stikom Bali Dadang Hermawan yang adalah Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Bali yang sudah bikin geger dan melukai hati orang Bali dengan meluncurkan gagasan Wisata Syariah di Bali dan ada tiga buah mobil operasional Stikom Bali yang berplat nomor DK 1515 yang kalau dibaca menjadi “ISIS” pihak STIKOM Bali telah mengklarifikasi bahwa 1515 diasosiasikan dengan “first”, namun lagi-lagi masyarakat tersakiti karena dianggap bodoh. 1515 = “first” hanyalah logika onta, bukan logika Orang Bali. “ISIS adalah organisasi yang sangat berbahaya, tetap waspada sebelum terlambat”.
“Saya mengajak semua lapisan masyarakat untuk berpikir jernih dan menghindari tindakan yang merugikan karena adu domba,” katanya. Sementara itu, Wakil Ketua Yayasan Widya Dharma Shanti Denpasar Marlowe Bandem mengatakan, konten lama itu telah dibagikan via pesan singkat WhatsApp, dimana dari postingan lama didaur ulang dengan pencantuman sebuah nama dan nomor telepon genggam.
