Tim Medis dari Puskesmas Rendang saat memeriksa kondisi Kepek yang terjatuh dari pohon nangka setinggi 10 meter
KARANGASEM,Balifactualnews.com—Berharap mendapatkan pijatan dari suami, malah tangisan yang didapat. Hal ini dialami Ni Dayuh (57). Warga Menanga Kangin, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali, ini, menangis sesenggukan, menyusul suaminya I Ketut Armana alias Kepek (64) ditemukan tewas telentang di bawah pohon nangka di tegalan milik I Kadek Sunarta, kerabatnya satu banjar, Minggu , 18 April 2021.
Kapolsek Rendang Kompol Sudartawan SH, seizin Kapolres AKBP Ni Nyoman Suartini SIK, MM,Tr, membenarkan kejadian itu. Dia mengatakan, saat ditemukan, korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa dengan posisi telentang di bawah pohon nangka.
“Olah TKP yang kita lakukan, kuat dugaan korban tewas karena terjatuh dari pohon nangka. Ini terlihat dari banyaknya buah nangka muda yang baru dipetik berserakan di bawah,” ucap Kompol Sudartawan didampingi Kanit Reskrim Iptu I Made Sudihartana.
Dijelaskan korban pertama kali ditemukan, I Komang Sudiadnyana (warga setempat) yang kebetulan melintas di tegalan itu dan secara kebetulan menemukan tubuh Kepek tergeletak. Temuannya itu lantas diberitahukan kepada Budiati dan keluarganya, selanjutnya kejadian itu dilaporkan ke Polsek Rendang.
Dipihak lain, istri korban, Dayuh , menuturkan, sehari sebelumnya, Sabtu, 17 April 2021, sekitar pukul 14.00 Wita, dia sempat meminta untuk dipijat suaminya. Tapi korban menolak dengan alasan masih ada acara.
Awalnya pihak keluarga tidak menaruh curiga akan keberadaan korban. Karena pulang sore sudah menjadi kebiasaannya. Tapi ketika hari sudah semakin sore dan korban belum juga pulang, Dayuh, adik korban Budiati alias Semug (53) dan keluarga besarnya mulai kelihatan panik. Sore itu pencarian mulai dilakukan hingga malam, namun hasilnya tetap nihil.
Pencarian kembali dilakukan Minggu 18 April 2021, dengan menyisir tegalan belakang rumah hingga tegalan milik tetangga. Dalam penyisiran I Komang Sudiadnyana yang kebetulan melintas di tegalan I Kadek Sunarta, mendapati korban telentang terbujur kaku tak bernyawa.
“Awalnya saya melihat ada tangga kayu bersandar di pohon nangka, setelah didekati ternyata ada Pak Kepek telentang menghadap keatas dalam kondisi sudah meninggal dunia,” terang Sudiadnyana saat melaporkan kejadian itu ke petugas Polsek Rendang.
Kapolsek Rendang Kompol Sudartawan, memastikan korban tewas karena terjatuh dari pohon nangka dengan ketinggian sekitar 10 meter. “Hasil pemeriksaan medis, korban meninggal dunia karena mengalami cedera kepala berat, hidung dan telinga mengeluarkan darah,” pungkas Kompol Sudartawan. (tio/bfn)
