Pasca Longsor Pembelajaran di Ponpes At-Taqwim Diberhentikan Sementara

pasca-longsor-pembelajaran-di-ponpes-at-taqwim-diberhentikan-sementara
Pasca Longsor Pembelajaran di Ponpes At-Taqwim Diberhentikan Sementara
banner 120x600

KARANGASEM, Balifactualnews.com – Pasca tertimpa bencana senderan longsor hingga menewaskan seorang santriwati, kegiatan belajar mengajar di Ponpes At-Taqwim untuk sementra wajtu diberhentikan. Selain karena masih dalam suasana berduka, para santri yang menghuni Ponpes tersebut juga masih diselimuti trauma mendalam.

“Sementara waktu kegiatan belajar mengajar kami hentikan dulu sampai situasi normal kembali. Kami tidak mungkin memaksa para santri untuk belajar ketika kondisinya masih trauma,” terang Kamaruddin, Ketua Yayasan Ponpes At-Taqwim.

Para santri yang sebelumnya tinggal di asrama putri tersebut juga dipindah ke atas ke Madrasah Aliyah. Hal tersebut dilakukan untuk melakukan antisipasi terjadi longsor susulan mengingat kondisi tanah masih labil.

Sekadar diketahui, Ponpes At-Taqwim, Banjar Kampung Anyar, Desa Bukit, Kecamatan/Kabupaten Karangasem sudah berdiri sejak 1994. Saat ini mempunyai 160 santri 90 diantaranya merupakan santriwati dan 70 diantaranya santriwan. Para santri juga tidak hanya berasal dari wilayah Karangasem, namun ada juga yang berasal dari Buleleng, Klungkung, Gianyar dan Denpasar.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa, mengatakan, bencana tanah longsor yang merenggut nyawa seorang santriwati dikarenakan hujan deras dengan intens lama. Dia menduga, hujan yang sangat deras membuat tanah di lokasi kejadian menjadi labil, karena sudah lama tidak pernah terjadi hujan.

Dijelaskan, hujan lebat tiba – tiba turun dengan intensitas tinggi serta durasi cukup lama, sekitar pukul 22.30 wita,”Awalnya tanah kering dikarenakan kemarau, tiba – tiba turun hujan. Kemungkinan hujan lebat dengan durasi yang panjang membuat kondisi tanah menjadi labil hingga memicu longsor,” kata Arimbawa sedikit menduga.
Arimbawa berharap, masyarakat Karangasem untuk selalu waspada serta berhati – hati. Mengingat saat ini cuaca berubah – ubah “Kami menghimbau menghimbau agar masyarakat selalu waspada dan berhati – hati saat hujan,”imbaunya. (tio/bfn)