Patung Surya Candra Tuai Polemik


KARANGASEM, Balifactualnews.com Besarnya anggaran biaya yang dikeluarkan untuk pembangunan Patung Surya Candra sempat menuai polemik di masyarakat. Patung yang dibangun oleh Dinas Pariwisata Karangasem di Banjar Yeh Malet, Desa Antiga, Manggis, tersebut juga sempat ramai di media sosial. Bukan soal pembangunan patung tersebut yang dipertanyakan. Tetapi Fantastisnya anggaran biaya pembangunan yang mencapai 1,4 milyar yang menjadi pertanyaan warga. Bahkan di medsos warga membandingkan pembangunan patung sebesar itu menelan biaya besar bagaimana dengan kabar patung Patih Jelantik yang tinggal kakinya saja.



Sementara itu saat dikonfirmasi pada, Rabu (13/11/19) Kadis Paiwisata Karangasem, I Ketut Sedana Merta memberikan tanggapannya mengenai hal tersebut. Menurutnya jika anggaran sebesar itu tidak hanya untuk pembagunan patung itu saja. Tapi juga untuk penataan kawasan Yeh Malet yang menjadi pintu masuk Karangasem.

Pihaknya menjelaskan untuk pembuatan patung anggarnya sebesar Rp 418 juta. Sisanya akan dipergunakan untuk penataan seperti pengerjaan dua buah Gasebo, dua unit toilet, tiga rumah penggaraman dan pelinggih Padmasana yang seluruh anggarannya mencapai besaran mencapai 1 milyar lebih. “Anggaran itu bukan cuma untuk patung saja namun untuk penataan juga,” ujarnya.



Sedana Merta juga menambahkan patung Surya Candra tersebut saat ini dalam proses pengerjaan. Dari pantauan lapangan terlihat patung setinggi 8 meter dengan pondasi 3 meter tersebut terlihat masih sibuk digarap para tukang. Adanya penataan dan patung tersebut akan menambah keindahan dan keasrian di pintu masuk Karangasem dari arah barat. Nantinya akan bisa menarik lebih banyak minat wisatawan ke Karangasem.

Selaian patung Surya Candra sebagai ikon Yeh Malet, tak hanya itu di kawasan tersebut juga ada tulisan Pantai Wates Yeh Malet yang menggunakan sejenis logam warga silver dengan dasar batu hitam yang menambah asri kawasan tersebut. (ani/ger)

Exit mobile version