Pemedek Diminta Bawa Pulang Sampah Bekas Upacara

Jaga Kebersihan Fasilitas Kawasan Suci Pura Agung Besakih

pemedek-diminta-bawa-pulang-sampah-bekas-upacara
Gubernur Bali I Wayan Koster

KARANGASEM, Balifactualnews.com — Gubernur Bali I Wayan Koster meminta masyarakat atau pemedek yang hendak melakukan persembahyangan selama karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih untuk membawa sarana upakara yang sudah diaturkan (dipersembahkan) ke rumah masing-masing.

Gubernur menegaskan itu, agar kesucian Pura Agung Besakih tetap terjaga dan terhindar dari tumpukan sampah bekas upakara. “Sekarang fasilitas Perlindungan Kawasan Suci Besakih sudah dipelaspas. Masyarakat mempunyai kewajiban yang sama untuk menjaga kebersihan dan kesucian ini,” tegas Gubernur Wayan Koster, belum lama ini.

Areal Pura Agung Besakih, kata Gubernur Koster, saat ini memang tidak disediakan tong sampah. Hal itu dilakukan agar pemedek tidak membuang sisa upakara pada areal yang sangat disucikan itu.

Baca juga : Rencana Kunjungan Presiden Jokowi ke Besakih Molor Dua Hari

“Para yang membawa sarana upakara yang sudah dipersembahkan, berkewajiban membawa kembali pulang, dilarang keras membuang sampah di Kawasan Suci Pura Agung Besakih. Pemedek dan pengunjung juga berkewajiban membawa pulang sampah yang dihasilkan, dan dilarang keras membuang sampah sembarangan di Kawasan Suci Pura Agung Besakih,” tegasnya

Selain mewajibkan pemedek membawa pulang sampah sisa upacara, pemedek atau pengunjung juga tidak diperbolehkan menggunakan sarana berbahan plastik sekali pakai, seperti tas kresek, pipet, dan sejenisnya.

“Para pemedek yang membawa keben tidak usah lagi dibungkus plastik, ini malah menghilangkan estetika yang ada dan keliatannya juga sangat tidak bagus. Cukup keben saja sudah terlihat cantik,” katanya.

Baca Juga : Sebarluaskan Literasi Digital, Diskominfos Provinsi Bali Gelar Lomba Video Pendek

Lebih lanjut, Gubernur mengatakan, menjaga kebersihan kawasan Pura Agung Besakih, badan pengelola Kawasan Suci Besakih juga melibatkan petugas kebersihan yang bertugas setiap hari. Para petugas ini bertugas untuk membersihkan kawasan tersebut setiap hari, sehingga tidak sampai ada sampah yang berserakan.

“Setiap hari fasilitas Perlindungan Kawasan Suci Besakih akan dibersihkan petugas kebersihan yang sudah disiapkan badan pengelola. Pola kebersihan yang diterapkan mirif dengan di mall. Dengan cara ini kebersihan akan selalu tetap terjaga,” pungkas Koster. (tio/bfn)

Exit mobile version